Bertema Kekerasan Seksual, 'Dear Nathan' Dapat Apresiasi

Foto: Dok Istimewa

KBRN, Jakarta: Kekerasan Seksual merupakan momok menakutkan bagi masyarakat Indonesia terlebih bagi korban dan keluarga korban,  belakangan ini, Indonesia dikejutkan dengan beberapa kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur. 

Hal tersebut membuat beberapa pihak melakukan gebrakan dengan berbagai cara, guna mengedukasi masyarakat untuk lebih memahami kekerasan seksual yang menjadi momok menakutkan di tengah masyarakat. 

Salah satu karya film berjudul "Dear Nathan: Thank You Salma" debutan Rapi Film, mengangkat isu tentang kekerasan seksual di Indonesia.  Terkait itu, Pendiri Organisasi Pengusaha Internasional Indonesia Bersatu (PIIB), Dylan Nathanael, sangat mengapresiasi karya Rapi Film yang menyematkan pergerakan melawan pelecehan seksual dalam sebuah film. 

Menurut dia, film ini mengingatkan masyarakat akan pentingnya meningkatkan kesadaran terkait fenomena kekerasa seksual terlebih terhadap anak di bawah umur. 

"Film ini hadir untuk meningkatkan kesadaran masyarakat indonesia terkait fenomena kekerasan dan pelecehan seksual yang belakangan ini terjadi di Indonesia," kata Dylan, dalam press conference film "Dear Nathan: Thank You Salma" di Jakarta, Kamis (6/1/2022). 

Dylan yang juga Direktur Utama Master Trust Propertindo berharap pemerintah maupun aparat penegak menindak tegas para pelaku kekerasan seksual serta terus mengedukasi kepada seluruh rakyat Indonesia tentang peningkatan dan bahayanya kekerasan seksual. 

"Juga diharapkan mendapat perhatian serius dari pemerintah indonesia untuk menurunkan jumlah kekerasan dan pelecehan seksual yang kian hari semakin meningkat," kata Dylan dalam keterangan yang diterima, Jumat (7/1/2022). 

Data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) menyebutkan, dalam tiga tahun terakhir kekerasan pada anak meningkat setiap tahunnya pada tahun 2019 terjadi sebanyak 11.057 kasus, 11.279 kasus pada 2020, dan 12.566 kasus hingga data terakhir pada November 2021.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar