Sinopsis Film Kadet 1947, Misi Serangan Udara Pertama

Sinopsis Film Kadet 1947 ( foto: istimewa)

KBRN, Jakarta: Kadet 1947 merupakan sebuah film drama heroik Indonesia yang terinspirasi dari peristiwa misi serangan udara pertama Angkatan Udara Republik Indonesia. 

Film yang disutradarai dan ditulis oleh Rahabi Mandra dan Aldo Swastia ini diproduksi oleh rumah produksi Temata, dan didukung oleh Legacy Pictures, Screenplay Films, dan TNI AU. 

Kadet 1947 juga dibintangi oleh artis ternama Indonesia yakni Bisma Karisma, Kevin Julio, Omara Esteghlal, Marthino Lio, Wafda, Saifan, Fajar Nugra, Chicco Kurniawan dan bintang ternama lainnya. 

Film dijadwalkan akan rilis pada tanggal 25 November 2021 mendatang . Film Kadet 1947 awalnya akan diluncurkan dalam rangka memperingati 75 tahun Hari Kemerdekaan Indonesia di tahun 2020. Namun, dikarenakan pandemi COVID-19, peluncuran film tertunda hingga menunggu waktu yang lebih kondusif.

Berikut sinopsis film Kadet 1947:

Pada tahun 1947, Indonesia dan Belanda baru saja melakukan Perundingan Linggarjati, yang berisi kesepakatan bahwa Belanda mengakui status kemerdekaan Indonesia dan mereka akan segera meninggalkan negeri ini. 

Namun, beberapa bulan setelahnya, Belanda melanggar kesepakatan tersebut dengan melakukan serangan ke wilayah Jawa dan Sumatera untuk menguasai Indonesia kembali. Peristiwa ini disebut dengan Agresi Militer Belanda I.

Sekelompok kadet dari sekolah penerbang Angkatan Udara di Maguwo, yaitu Sigit (Bisma Karisma), Mul (Kevin Julio), Har (Omara Esteghlal), dan Adji (Marthino Lio), berambisi untuk ikut serta menjaga Indonesia dari Belanda. 

Namun, ambisi mereka terhalang berbagai rintangan dikarenakan mereka masih berstatus pelajar Angkatan Udara, sehingga mereka tidak mendapat izin untuk membawa pesawat dan senjata.

Pertentangan pun datang dari para petinggi Angkatan Udara yang dipimpin oleh KASAU Komodor Udara Soerjadi Soerjadarma (Mike Lucock), Adisutjipto (Andri Mashadi), Abdulrachman Saleh (Ramadhan Al Rasyid), dan Halim Perdanakusuma (Ibnu Jamil).

Demi menjalankan aksi nekatnya, para kadet meminta bantuan kepada sersan udara Tardjo (Wafda Saifan), serta penembak udara Dul (Chicco Kurniawan) dan Kapoet (Fajar Nugra). 

Kisah ini bukan hanya mengenai perjuangan Indonesia saja, melainkan juga tentang sekelompok anak muda yang sedang melakukan pembuktian diri dan harus menghadapi konflik persahabatan, serta pertaruhan kisah cinta, seperti Sigit dengan kekasihnya, Asih (Givina Lukita). (imr)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00