Sinopsis Film Pray Away, Kisahkan Komunitas LGBT

Film Pray Away (foto: istimewa)

KBRN, Jakarta: Film dokumenter berjudul Pray Away mengangkat kisah mengenai “terapi konversi” dalam komunitas LGBT.

Film ini akan tayang hari ini 3 Agustus 2021 di Netflix. Pray Away juga merupakan karya debut Kristine Stolakis dalam membuat film bertema dokumenter.

Kisah dalam film ini cukup sensitif untuk beberapa kalangan. Tentu saja, terdapat pro dan kontra.

Film ini akan memperlihatkan secara langsung wawancara dari Mantan Pemimpin Terapi Konversi Gay. Sejak pendiriannya tahun 1970, terapi konversi gay sempat mendapatkan tentangan dari Komunitas LGBT.

Selain itu, film ini akan membedah terapi Konversi LGBT pada tahun 1970. Terapi yang kabarnya sangat sukses dan sudut pandang para pemimpinnya yang justru tidak banyak yang mempercayainya lagi.

Hal yang menarik ketika awalnya menjadi seorang pemimpin menjadi tidak lagi memiliki kepercayaan. Beberapa pemikirannya bahkan membahayakan mental.

Mereka sebagai pemimpin yang bertugas memberian ajaran dan bimbingan para penyintasnya untuk lepas dari gaya tersebut.

Bertahun-tahun menjadi seorang pemuka agama. Menggaungkan apa yang menurut mereka benar dan mengajarkannya kepada beribu-ribu peserta.

Namun ternyata mereka sendiri mengingkari ajaran tersebut. Ketertarikan sesama jenis yang mereka sendiri rasakan tidak pernah hilang atau sembuh secara bersih.

Mereka mengingkari apa yang mereka dirikan dan sebarkan. Hal ini terkuat dan sangat melukai berbagai kalangan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00