KPU Kota Gunungsitoli Tetapkan Pasangan Calon Terpilih Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2020

KBRN, Gunungsitoli: Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Calon Terpilih Walikota dan Wakil Walikota Gunungsitoli tahun 2020, berlangsung di Gedung St. Yakobus Laverna, Kamis (21/01/2021).

Mewakili Bawaslu Kota Gunungsitoli Go'ozisokhi Zega menyampaikan ucapan terimakasih kepada calon dan partai pengusung bahkan simpatisan dan masyarakat kota Gunungsitoli yang sudah menciptakan penyelenggaraan Pilkada yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

"Meski ada pelanggaran-pelanggaran kecil namun kami berterimakasih sudah memberi contoh demokrasi yang baik di kota Gunungsitoli termasuk pihak keamanan yang berhasil mengantisipasi potensi keamanan", ucapnya.

" kami juga bersyukur tidak ada gugatan MK ini membuat kota Gunungsitoli selangkah lebih maju dari kabupaten lainnya di kepulauan Nias", tambahnya lagi.

Senada, Tokoh masyarakat Pdt. Yas Telaumbanua memberikan apresiasi kepada KPU sebagai penyelenggara Pilkada. Ia juga mengatakan masyarakat sudah memilih calon kepala daerah yang tepat karena kinerjanya selama ini sudah teruji.

"Saya bangga masyarakat sudah memilih kepala daerah yang tepat untuk memimpin kota Gunungsitoli. Saya juga menitip pesan kepada walikota terpilih supaya PNS yang masih muda diberikan promosi jabatan pada kepemimpinan Laso", pintanya.

Mewakili Ketua DPRD kota Gunungsitoli, Imanuel Ziliwu mengatakan tahapan ini bisa tercapai berkat kerjasama semua elemen. Tidak ada masalah sengketa gesekan terjadi ini menunjukkan masyarakat kota gunungsitoli sudah semakin maju.

"Kita berharap kedepan agenda agenda politik yang terlaksana di kota Gunungsitoli bisa terlaksana seperti pada pilkada 2020, apresiasi kami berikan kepada KPU", tandasnya.

Walikota terpilih Ir. Lakhomizaro Zebua bersyukur Pilkada telah terlaksana dengan baik. Menurutnya ini berkat kerja keras KPU dan Bawaslu dalam memberikan pendidikan politik sehingga warga bersedia menggunakah hak pilihnya.

"Awalnya kita ragu dengan tingkat partisipasi masyarakat mengingat peserta pilkada hanya 1, namun ternyata tingkat partisipasi bisa mencapai 67 persen, meningkat dari yang sebelum-sebelumnya”, ucap walikota.

Ketua KPU Kota Gunungsitoli Firman Novrianus Gea pada sambutannya mengatakan tanggal 21 Januari ini menjadi hari bersejarah karena hari ini kita menetapkan walikota dan calon walikota Gunungsitoli tahun 2020. Sebagai penyelenggara KPU mengpresiasi seluruh pihak terlebih kepada pihak keamanan yang sudah mengamankan pelaksanaan pilkada.

" Tentu juga kepada seluruh masyarakat dan pemerintah kota Gunungsitoli dalam memberi anggaran dan fasilitas yang dibutuhkan pada penyelenggaraan Pilkada kami ucapkan terimakasih termasuk kepada media yang sudah mempublikasikan setiap tahapan hingga hari ini", ucapnya.

"Terimakasih juga kepada pasangan calon yang sudah mematuhi aturan main, tidak ada pelanggaran yang diadukan kepada Bawaslu, hal ini mari kita pertahankan di waktu mendatang".

Selanjutnya Ketua KPU membuka rapat pleno dan bersama seluruh komisioner menandatangani Berita Acara Penetapan dan menyerahkan kepada DPRD kota Gunungsitoli untuk selanjutnya diteruskan kepada Gubernur Sumatera Utara.(IND)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00