Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan, Cegah Klaster Baru Covid-19 Pada Pilkada 2020

KPU Nias gelar Rapat Konsolidasi Pilkada 2020

KBRN,Gunungsitoli : KPU kabupaten memastikan akan siap menerapkan protokol kesehatan, demi cegah klaster baru covid-19 pada pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020, khususnya pada pemilihan Bupati dan wakil Bupati Nias.

Ketua KPU kabupaten Nias Firman Mendrofa,SE kepada Radio Republik Indonesia menyampaikan bahwa, selama tahapan pilkada 2020 ini berlangsung, maka KPU telah menginstruksikan kepada seluruh penyelenggara pemilu, mulai dari tingkat kecamatan hingga ke tingkat desa untuk tetap mengedepankan menjaga kesehatan, dengan menggunakan alat pelindung diri yang telah disiapkan oleh pihak KPU.

“ untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini, kita dari KPU telah menyiapkan logistik Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker, Face Shield, Hand Sanitizer, dan juga sarung tangan kepada seluruh penyelenggara pemilu, termasuk telah melakukan rapit test “ Ujarnya (Sabtu/19/9/2020).

Sementara itu, Bupati Nias Drs.Sokhiatulo Laoli,MM yang juga sebagai ketua Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19  kabupaten Nias saat dikonfirmasi RRI terkait mengantisipasi penyebaran Covid-19 pada pelaksanaan Pilakda serentak tahun 2020 di kabupaten Nias mengungkapkan bahwa dirinya telah menginstruksikan kepada seluruh penyelenggara pemilu dikabupaten Nias untuk tetap patuh dalam menjalankan protokol kesehatan di tiap pelaksanaan tahapan Pilkada 2020 ini.

“ yang pastinya pemerintah daerah akan siap mendukung dan mensukseskan pelaksanaan Pilakda serantak tahun 2020 ini. dan saya telah meminta kepada pihak KPU agar tetap disiplin mentaati protokol kesehatan covid-19. jangan justru di Pilkada ini menimbulkan klaster baru penyebaran covid-19 “ Ujarnya.

Bupati Nias juga meminta kepada pihak KPU kabupaten Nias untuk tetap intensif berkoordinasi dengan seluruh stakeholder, partai politik, dan juga elemen masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan dalam setiap pelaksanaan tahapan Pilkada di kabupaten Nias.

Untuk diketahui bersama, satu bulan tarakhir ini, jumlah terconfirmasi covid-19 di kepualaun Nias terus mengalami peningkatan. Dikota Gunungsitoli terdapat 93 terkonfirmasi positif covid-19, di kabupaten Nias 9 orang terkonfirmasi posiitf, sedangkan di kabupaten Nias selatan berjumlah 5 orang terkonfirmasi. Dengan tingginya kasus positif covid-19 ini, Gubernur sumatera utara bersama seluruh kepala daerah di Kepulauan Nias telah memperketat pintu masuk  di kepulauan Nias, baik melalui bandara maupun pelabuhan yang akan dimulai tanggal 21 september 2020 ini. (Bobi R)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00