Pilkada Di Nias Utara, Orang Gangguan Jiwa Boleh "Nyoblos".

KBRN, Gunungsitoli: Selama tidak di buktikan dengan surat keterangan dari Rumah Sakit Jiwa yang menyatakan seseorang tersebut terganggu jiwanya, maka nama orang tersebut tidak dapat di hapus pada daftar pemilih dalam gelaran Pilkada 2020.

Komisioner KPU Kabupaten Nias Utara Devisi Hukum Inotonia Zega mengatakan, memang selama ini masih ada beberapa pemilih di Kabupaten Nias Utara, mengalami gangguan jiwa. 

"Maka di himbau seluruh PPDP, PPS dan PPK tidak menghapus warga yang mengalami gangguan jiwa di Daftar Pemilih, terkecuali bila ada surat keterangan dari rumah sakit jiwa yang menyatakan warga nias Utara tersebut mengalami gangguan jiwa," kata Inotonia di Sumatra Utara.

Dia pun menuturkan, kendala sehingga PPK PPS dan Juga PPDP tidak dapat menghapus warga yang memiliki gangguan jiwa tersebut di daftar pemilih, adalah belum adanya rumah sakit jiwa di Kabupaten Nias Utara, dan bila di lakukan pemeriksaan di luar daerah membutuhkan biaya yang cukup besar.

Menurut Inotonia penghapusan warga yang mengalami gangguan jiwa dihapus dari daftar pemilih harus sesuai ketentuan KPU RI.

"Mengingat pelaksanaan pencoklitan daftar pemilih di Kabupaten Nias Utara masih berlangsung hingga tanggal 13 Agustus," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00