Bawaslu Kab.Nias Siap Mengawasi Pelaksanaan Tahapan Coklit Pilkada 2020 di Kabupaten Nias

Dialog isu aktual di studio Programa satu RRI Gunungsitoli

KBRN,Gunungsitoli : Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Nias siap mengawasi pelaksanaan pencocokan dan penelitian data pemilih (Coklit) pada pelaksanaan Pilkada serentak 2020 khusunya untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Nias.

Hal itu ditegaskan ketua Bawaslu Kabupaten Nias Novan Maskurnia Hura,SH kepada Radio republik Indonesia saat menjadi narasumber pada acara Dialog Isu Aktual di studio Programa satu RRI Gunungsitoli, dengan topik Pemutakhiran data pemilih pada Pilkada 2020 di kabupaten Nias, (Kamis/9/7/2020).

“ Keseriusan kita dalam pengawasan tahapan Coklit pada pilkada 2020 ini, dibuktikan dengan memberikan bimbingan teknis (bimtek) terhadap pengawasan kita dilapangan “ Ujarnya.

Dijelaskan Novan, Bawaslu ingin memastikan bahwa PPDP mendatangi langsung rumah pemilih sehingga semua masyarakat yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih terdaftar dalam daftar pemilih, termasuk masyarakat yang sudah tidak lagi memenuhi syarat seperti meninggal dunia,pindah stats kependudukan dipastikan tidak lagi terdaftar sebagai pemilih.

Sementara itu komisioner KPU Kabupaten Nias Dedi Kurniaman Bate’e pada acara dialog yang sama menyampaikan bahwa, sesuai PKPU nomor 5 tahun 2020 yang mengatur tahapan pilkada 2020, maka pihaknya mulai tanggal 15 Juli 2020 sampai 13 agustus 2020 akan melakukan Coklit di rumah rumah penduduk di kabupaten Nias.

“ mulai tanggal 15 Juli 2020 ini kita akan menggelar apel coklit serentak. dalam pelaksanaan coklis ini kita telah merekrut PPDP sebanyak 378 orang yang melakulan pencoklitan data pemilih di 378 TPS yang tersebar di 170 desa se-kabupaten Nias “ Katanya.

Dedi menambahkan, pihaknya memastikan akan mengakomodir hak masyarakat dalam daftar pemilih pada pilkada 2020 yang sudah memenuhi syarat memilih. karena menurutnya, kualitas data pemilih menjadi salah satu kunci kesuksesan penyelenggaraan pemilihan yang demokratis. (Bobi R)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00