Bawaslu Kabupaten Nias Siap Menerapkan Protokoler Kesehatan Covid-19 Dalam Pengawasan Pilkada 2020

Dialog Isu Aktual di RRI Gunungsitoli

KBRN,Gunungsitoli: Setelah turunnya PKPU nomor 5 tahun 2020 yang mengatur seluruh tahapan penyelenggaraan pilkada serentak tahun 2020, Badan pengwasan pemilihan umum(Bawaslu) mulai bergerak cepat untuk melakukan pengawasan disetiap penyelenggaraan tahapan pilkada serentak 2020.

Di kabupaten Nias sendiri, Bawaslu Kabupaten Nias memastikan akan mengawasi secara ketat seluruh tahapan pilkada ini dengan mengedepankan integritas dan profesionalitas dalam bekerja sebagai pengawas pilkada.

Namun sesuai penuturnan ketua Bawaslu Kabupaten Nias Novan Maskunia Hura,SE kepada Radio Republik Indonesia menyampaikan bahwa pelaksanaan pengawasan pilkada tahun 2020, sangat jauh berbeda dengan pengawasan pilkada tahun tahun sebelumnya. Ditengah penyebaran Covid-19 ini, pihak Bawaslu harus mengikuti seluruh protokoler kesehatan Covid-19 dalam mengawasi seluruh tahapan pilkada hingga ke tingkat desa.

Novan menjelaskan, langka langkah yang dilakukan pihak bawaslu kabupaten Nias dalam mengatisipasi penyebaran covid-19, seluruh petugas pengawas pemilu tingkat kecamatan maupun tingkat desa akan dilengkapi dengan Alat pelindung Diri. Namun, hingga saat ini alat pelindung diri masih belum disiapkan, karena terbentur dalam segi anggaran.

“ ketika turun PKPU Nomo 5 tahun 2020 yang mengatur  tahapan pilkada 2020, maka kita dari Bawaslu mulai melakukan pengawasan, namun dengan menjalankan protokoler kesehatan covid-19 “ Ujar Novan Hura (24/6/2020).

Dilanjutkannya, Sesuai instruksi dari Bawaslu RI, pihaknya sudah mengajukan anggaran tambahan pembelian Alat Pelindung Diri berupa Masker, alat pengukur suhu tubuh, Handsanitizer, dan sarung tangan kepada pemerintah daerah kabupaten Nias.

Sementara itu, Bupati Nias kepada Radio republik Indonesia saat ditanyai penambahan anggaran untuk pihak Bawaslu kabupaten Nias menyampaikan bahwa wajar saja jika ada penambahan anggaran untuk keperluan APD bagi seluruh penyelenggara pemilu, baik dari KPU Kabupaten Nias maupun dari pihak Bawaslu Kabupaten Nias ditengah penyebaran Covid-19 ini.

“ namun pemerintah daerah belum bisa menyanggupi tambahan anggaran tersebut, mengingat semua anggaran di kabupaten Nias sudah dialihkan untuk penanggulangan covid-19. Meskipun demikian, pihak pemerintah daerah akan berkoordiansi dengan kementerian dalam negeri, termasuk dengan KPU dan Bawaslu RI agar anggaran tersebut bisa dibiayai oleh APBN “ Ujarnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00