Over Kapasitas, Lapas Gunungsitoli Pindahkan 15 Orang Warga Binaan

saat pemindahan warga binaan di kapal penyeberangan menuju sibolga

KBRN,Gunungsitoli : Cegah penyebaran Covid-19 di dalam Lapas, Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Gunungsitoli memindahkan 15 warga binaan pemasyarakatan ke beberapa Lapas atau Rutan di luar pulau Nias. adapun sejumlah Lapas yang menampung warga binaan ini yakni di lapas kelas 1 Medan, Lapas kelas II-B Dolok Sanggul dan Rutan kelas II-B Humbang Hasundutan.

Kepala Lapas kelas II-B Gunungsitoli Soetopo Barutu,S.Sos,M.Si kepada Radio Republik Indonesia mengatakan bahwa, pemindahan 15 warga binaan ini merupakan salah satu upaya dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19, mengingat jumlah penghuni lapas kelas II-B Gunungsitoli saat ini sudah melebihi kapasitas.

" Lapas Gunungsitoli benar-benar over kapasitas sehingga protokol kesehatan tentang pencegahan penyebaran covid-19 tidak berjalan secara efektif. sehingga sebagai solusinya, Lapas Gunungsitoli memindahkan 15 wbp ke Lapas dan Rutan lain " Ujarnya (Sabtu/20 2/2021).

Sebelum dilakukan pemindahan, ke 15 orang warga binaan ini terlebih dahulu mengikuti pemeriksaan kesehatan (Rapit Test) Covid-19. Dan pemindahan warga binaan ini menggunakan 2 bus transportasi pemasyarakatan dengan menggunakan kapal penyeberangan Nias-Sibolga, dan dikawal Aparatur Sipil Negara Lapas Klas II B Gunungsitoli dan dibantu personil Kodim 0213/Nias.

Soetopo Barutu menambahkan, ke 15 warga binaan tersebut merupakan terpidana yang dihukum mulai dari 3 tahun sampai 22 tahun dengan jenis kasus yakni 7 terpidana kasus pembunuhan sedangkan sisanya adalah terpidana kasus UU Perlindungan Anak/asusila, serta kasus narkoba dan senjata api. (Bobi R)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00