Kejari Gunungsitoli Kembali Tetapkan 3 Orang Tersangka Pembangunan Unit Sekolah Baru SLB di Nias Barat

Konfrensi pers kejari Gunungsitoli terkait penetapan tersangka pembangunan USB SLB Nisbar

KBRN,Gunungsitoli : Sempat kalah dalam pra peradilan di pengadilan Negeri Gunungsitoli, Kejaksaan Negeri Gunungsitoli kembali menetapkan 3 orang tersangka dalam tindak pidana korupsi pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri di desa Onowaembu kecamatan Lahomi Kabupaten Nias Barat.

Hal itu disampaikan Kepala kejaksaan Negeri Gunungsitoli Futin Helena Laoli,SH,MH dalam Konferensi pers di kantor kejaksaan Negeri Gunungsitoli, (Rabu/14/1/2021).

Kepala kejaksaan Negeri Gunungsitoli menjelaskan bahwa penetapan 3 orang tersangka dalam kasus ini menyusul telah diterbitkannya surat perintah penyidikan (Sprindik) tanggal 1 Juli 2020 yang lalu. Dimana berdasarkan hasil penyidikan dan audit investigasi dilapangan dijumpai adanya penyimpangan dalam proses pembangunan USB SLB Negeri di desa Onowaembu Nias barat dan menimbulkan kerugian negara sebesar Rp 2 miliar lebih.

“ dengan 2 alat bukti yang kita dapatkan, maka kita telah tetapkan 3 orang tersangka tindak pidana korupsi pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri di desa Onowaembu kecamatan Lahomi Kabupaten Nias Barat. masing masing berinisial ED merupakan ketua komite, FD sekretaris komite, dan MD bendahara komite “ Ujar Kajari Gunungsitoli.

Lebih lanjut Ia menjelaskan, program pemberian bantuan terhadap pembangunan USB SLB ini anggarannya berasal dari Direktorat pembinaan pendidikan khusus dan layanan khusus direktorat jenderal pendidikan dasar dan menengah kementerian pendidikan dan kebudayaan, yang diberikan dalam bentuk uang langsung melalui rekening komite pembangunan sebesar Rp 2 miliar lebih, tahun anggaran 2016.

Kepala kejaksaan Negeri Gunungsitoli menambahkan, saat ini pihaknya sedang melakukan perampungan berkas perkara terhadap ke 3 tersangka. Dan dalam waktu dekat ini akan  memanggil sejumlah saksi lain.termasuk akan melakukan pemanggilan terhadap ke 3 orang yang sudah ditetapkan tersangka untuk dilakukan pemeriksaan selanjutnya. (Bobi R)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00