Kalah Pada Sidang Praperadilan, Kejari Gunungsitoli Terbitkan Sprindik Baru Dugaan Kasus Korupsi

KBRN,Gunungsitoli : Pengadilan Negeri Gunungsitoli mengabulkan Praperadilan terhadap 3 orang tersangka dugaan kasus korupsi USB SLB tahun anggaran 2016 di Nias Barat. Dalam putusan pengadilan Negeri Gunungsitoli tersebut membatalkan status tersangka terhadap ke 3 pemohon yaitu Ketua Komite pembangunan inisial ED, Sekretaris komite inisial FD dan Bendahara komite inisal MD. Padahal kasus dugaan korupsi pembangunan USB SLB tahun anggaran 2016 di Nias Barat ini sedang ditangani pihak kejaksaan Negeri Gunungsitoli, dan bahkan ke 3 nya sudah ditetapkan tersangka tanggal 21 April 2020 yang lalu.

Kepala kejaksaan Negeri Gunungsitoli melalui Kasi Intelijen Alexander Kristian Silaen,SH,MH kepada Radio Republik Indonesia mengatakan, pihaknya tetap menghormati hasil keputusan praperadilan dari pengadilan Negeri Gunungsitoli.

Namun jelas Alexander, setelah keputusan praperadilan yang menghapuskan status tersangka terhadap ke 3 ini, bukan serta merta kasusnya berhenti sampai disitu. Sesuai peraturan MA nomor 4 tahun 2020 maka pihak kejaksaan bisa menetapkan status tersebut sebagai tersangka kembali.

“ Namun karena keputusannya yang mengatakan penyidikan kami tidak sah atau tidak berdasar karena hukum, sehingga kami mengeluarkan kembali surat  perintah penyidikan (Sprindik) baru. Dan sppindik yang baru itu sudah dikeluarkan Ibu Kajari per 1 Juli 2020 yang lalu “ Ujarnya (9/7/2020).

Dilanjutkan Alexander Silaen, Sprindik yang baru ini belum disebutkan siapa tersangkanya. Karena penyidikannya dimulai lagi dari awal. Sehingga setelah keluar sprindik yang baru ini, pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi, memeriksa ahlinya, kemudian mengumpulkan bukti bukti seperti surat, termasuk memeriksa kembali Ketua Komite pembangunan inisial ED, Sekretaris komite inisial FD dan Bendahara komite inisal MD namun sebagai status saksi.

Alexander juga tetap optimis bahwa perkara kasus dugaan korupsi pembangunan USB SLB tahun anggaran 2016 di Nias Barat akan diproses secepatnya, dengan mengedepankan profesional dan penuh integritas.(Bobi R)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00