Disaksikan Aparat Penegak Hukum, Lapas Kelas IIB Gunungsitoli Gelar Deklarasi ZERO HALINAR

Kalapas Gunungsitoli Soetopo Barutu saat pimpin deklarasi Zero Halinar

KBRN,Gunungsitoli: Lembaga Pemasyarakatan kelas IIB Gunungsitoli melaksanakan deklarasi Zero Halinar (Pemberantasan handphone, pungli, dan peredaran narkoba). Acara yang digelar aula lantai II kantor lapas Gunungsitoli tersebut di pimpin langsung Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Gunungsitoli Soetopo Barutu, Amd.IP., S.Sos., M.Si. dan turut di ikuti Kapolres Nias, Dandim 0213/Nias,Kepala kejaksaan Negeri Gunungsitoli, Ketua Pengadilan Negeri Gunungsitoli, kepala BNNK Gunungsitoli, Kasatpol PP Gunungsitoli, beserta seluruh ASN di lapas Gunungsitoli dan juga perwakilan Warga Binaan.

Kalapas Gunungsitoli Soetopo Barutu mengatakan bahwa Deklarasi 'Zero Halinar' merupakan komitmen seluruh 59 ASN dan WBP Lapas Kelas IIB Gunungsitoli untuk terlibat langsung dalam pemberantasan peredaran handphone/telepon genggam, pungutan liar, dan narkoba. Kalapas Gunungsitoli turut mendorong Satuan Operasional Kepatuhan Internal Pemasyarakatan (Satops Patnal) Lapas Kelas II B Gunungsitoli.

"Kegiatan deklarasi 'ZERO HALINAR' sesuai dengan surat edaran Dirjenpas Nomor PAS.PK.02.10.01-1147 tanggal 19 September 2021 sebagai tindak lanjut terhadap pemberantasan HALINAR (handphone, pungli, dan peredaran narkoba), penertiban jaringan listrik, serta peningkatan keamanan dan ketertiban di setiap UPT Pemasyarakatan  untuk melaksanakan penggeledahan rutin dan insidentil terhadap blok hunian dan sekitarnya. penyitaan alat listrik dan elektronik, deteksi dini gangguan kamtib, berantas narkoba, dan sinergitas antar aparat penegak hukum dan instansi terkait yakni Satuan Pemadam Kebakaran dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah ” Ujar Kalapas (Kamis/30/9/2021).

Melalui Deklarasi 'ZERO HALINAR' ini sangat dituntut komitmen dan integritas seluruh ASN Lapas Gunungsitoli untuk memberantas handphone, pungutan liar dan narkoba di dalam Lapas atau Rutan. Satops Patnal Lapas Kelas IIB Gunungsitoli diwajibkan mengawal aktualisasi komitmen 'ZERO HALINAR'.

“ Tentunya ada sanksi disiplin dan pidana bagi ASN dan WBP yang masih juga melanggar komitmen 'ZERO HALINAR' yang telah ditandatangani hari ini," tegas Kalapas Gunungsitoli.

Kalapas Kelas II B Gunungsitoli turut menyampaikan bahwa terdapat sanksi pidana yang berat bagi ASN Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan Negara yang terlibat dalam praktik peredaran narkoba di dalam Lapas dan Rumah Tahanan Negara sesuai perintah Dirjen Pas Reynhard SP Silitonga. Selain itu, Kalapas Gunungsitoli mengapresiasi turut hadirnya aparat penegak hukum dan instansi daerah sebagai saksi pelaksanaan Deklarasi 'ZERO HALINAR' di Lapas Kelas II B Gunungsitoli.

'Setiap petugas pemasyarakatan sudah seharusnya menjadi panutan masyarakat dan mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkoba di negara ini. Sangat tidak pantas apabila justru tergoda dalam peredaran narkoba di Lapas atau Rutan. Apabila melanggar sesuai perintah Dirjen Pas bahwa petugas pemasyarakatan yang terlibat dalam peredaran narkoba akan menjalani hukuman pidana di Nusakambangan dan tentu saja telah terbukti bahwa beberapa petugas pemasyarakatan yang terlibat peredaran narkoba telah dipindahkan untuk menjalani hukuman pidana di Nusakambangan yang notabenenya maximum security.

Berikut ini  petikan Deklarasi Bersih 'HALINAR' oleh ASN Lapas Kelas II B Gunungsitoli :

Ikrar ASN Lapas Kelas II B Gunungsitoli

Kami Aparatur Sipil Negara Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Gunungsitoli sebagai bagian dari upaya peningkatan sistem pengawasan internal pemasyarakatan berikrar :

1. Senantiasa berpegang teguh pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta Tri Dharma Petugas Pemasyarakatan Dalam Melaksanakan Tugas dan Tanggung Jawab;

2. Senantiasa melaksanakan tugas secara profesional, akuntabel, sinergi, transparan, dan inovatif, berintegritas dan penuh tanggung jawab dalam menegakkan kepatuhan prosedur keamanan dan layanan pemasyarakatan;

3. Senantiasa berupaya untuk menjadikan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Gunungsitoli Bersih dari peredaran handphone, pungutan liar, dan peredaran narkoba. 

Berikut ini petikan Deklarasi Bersih 'HALINAR' oleh Warga Binaan Pemasyarakatan Kelas II B Gunungsitoli : 

Ikrar Warga Binaan

1. Kami warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Gunungsitoli siap mendukung program Zero Handphone, Pungutan Liar, dan Peredaran Narkoba serta tindak kekerasan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Gunungsitoli;

2. Kami warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Gunungsitoli akan senantiasa menjaga mematuhi peraturan dan tata tertib;

3. Kami warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Gunungsitoli senantiasa menjaga kerukunan antar sesama warga binaan;

4. Kami warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Gunungsitoli bersedia menerima sanksi atas pelanggaran ikrar ini berupa pencabutan hak-hak, sanksi pidana, dan sanksi pidana baru dan dimutasi ke Lapas lain pidana baru.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00