Jajaran OPD dan Aparat Desa Ikuti Sosialisasi Pencegahan Sapu Bersih Pungutan Liar Di Kabupaten Nias

KBRN,Gunungsitoli : Pemerintah kabupaten Nias melaksanakan sosialisasi Saber Pungli dengan menghadirkan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah di kabupaten Nias, Para Camat dan juga kepala Desa, yang digelar di ruang rapat lantai III kantor Bupati Nias, (Kamis/23/9/2021).

Narasumber pada Sosialisasi Sapu Bersih Pungutan Liar di kabupaten Nias tersebut yakni dr. Haslinda selaku Pokja Ahli Provsu, dan AKBP Drs.Parluatan Siregar selaku Ps ketua Pokja Pencegahan UPP Provsu.

Bupati Nias Ya’atulo Gulo pada kegiatan tersebut  menyampaikan bahwa atas nama pemerintah kabupaten Nias menyambut baik kunjungan tim Pokja Pencegahan UPP Provsu dalam memberikan sosialisasi Saber Pungli di kabupaten Nias. dan hal ini merupakan perhatian khusus dan serius dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa (good governance dan clean government).

Dikatakan Bupati Nias, Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Nias masa jabatan 2021-2024 adalah mewujudkan kabupaten Nias maju. dimana salah satu misinya adalah desa terakses, ibukota terurus. menyelenggarakan tata kelola pemerintahan yang baik dengan birokrasi yang bersih, efektif, efisien, transparan serta meningkatkan pelayanan publik di segala bidang.

Seiring dengan tuntutan reformasi di segala bidang ungkap Bupati Nias, terutama masa pandemi covid-19 di era pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), dituntut kecepatan di daerah untuk beradaptasi dengan setiap perubahan kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.  dimana hak atas pelayanan yang berkualitas pada setiap diri warga Negara sangatlah diutamakan, karena masyarakat terus menginginkan pelayanan yang baik dan benar,

“ keberadaan tim saber pungli adalah sebagai langkah kongkrit membantu masyarakat dalam mendapatkan pelayanan yang baik. sebab tanpa disadari, pungli muncul dari kebiasaan yang dianggap lumrah dan wajar oleh masyarakat, seperti meminta uang kepada masyarakat sebagai imbal jasa sebuah pelayanan ” Ujar Bupati Nias

Oleh karena itu lanjut orang Nomor satu di kabupaten Nias ini, adanya tim  saber pungli menjadikan perubahan kebiasaan yang lama yang tidak baik aparat pemerintahan sehingga melakukan pelayanan sesuai aturan yang ada. mulai dari setiap bidang urusan pelayanan publik seperti pengurusan KTP, Perizinan, Administrasi Kantor.  lalu bidang pendidikan dan kesehatan, secara khusus pengelolaan dana desa. karena hal ini dinilai cukup beresiko dengan melakukan pungli baik secara sengaja dan tidak sengaja, aparatur kepala desa perlu diberi pembekalan pemahaman tentang apa saja yang mempunyai resiko pungli.        

Bupati juga mengingatkan kepada seluruh jajaran OPD maupun Aparat Pemerintahan Desa agar dapat berhati-hati tidak memandang pungli soal besar kecilnya, bukan masalah sepuluh atau seratus ribu. hendaknya kita benar-benar memahami dan mampu menterjemahkan secara seksama setiap kepentingan publik, karena implikasi dari tuntutan publik terhadap setiap pelayanan yang diberikan oleh penyelenggara Negara, senantiasa bermuara pada kepuasan, transparansi dan akuntabel, dan hal ini menjadi indikator dari bentuk pelayanan publik yang prima, yang sudah tentu menjadi tuntutan dan target dari penyelenggaraan pemerintahan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00