Pemkab Nias Barat Gelar Sosialisasi Satgas Sapu Bersih Pungli

Peserta sosialisasi Satgas Pungli di Nias Barat.

KBRN, Gunungsitoli: Pemerintah Kabupaten Nias Barat melalui Inspektorat melaksanakan sosialisasi satuan tugas sapu bersih pungutan liar di Aula Soguna Bazato dengan menghadirkan narasumber Ketua Pokja Cegah Pungli Sumatera Utara.

Mewakili Bupati Nias Barat, Asisten III, Rosedi Daeli, SE., MM, mengatakan sosialisasi tersebut bertujuan untuk mencegah melakukan pungutan-pungutan dalam bentuk apapun karena pungutan liar itu kejahatan yang mencerminkan bobroknya kualitas komitmen, mental dan spritual dari pelaku pungli itu sendiri.

Menurutnya, pungutan liar yang ada saat ini telah merusak sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara sehingga perlu upaya pemberantasan secara tegas, terpadu, efektif dan efisien dan mampu menimbulkan efek jera bagi pelakunya.

"Dalam upaya memberantasnya diharapkan adanya kerjasama dari publik agar dapat melaporkan praktek–praktek pungutan liar baik secara langsung maupun tidak langsung melalui media elektronik ataupun non elektronik dalam bentuk informasi, pengaduan, pelaporan dan/atau bentuk lain sesuai ketentuan peraturan peruangan-undangan yang berlaku," ujarnya, Kamis (23/9/2021).

Sementara itu, Ketua Pokja Cegah Pungli Sumatera Utara, AKBP. Drs. Parluatan Siregar, MH, menyatakan bahwa pungli itu pengenaan biaya atau pungutan di tempat yang seharusnya tidak ada biaya.

"Kegiatan memungut biaya atau meminta uang secara paksa oleh seseorang kepada pihak lain padahal seharusnya tidak ada biaya itu disebut pungli dan hal tersebut bagian dari praktek kejahatan atau perbuatan pidana,” ungkapnya saat menyampaikan materi.

Sosialisasi tersebut turut dihadiri Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat se-Kabupaten Nias Barat, Direktur RSUD Pratama Iwan Sunari Gaurifa, Kepala Puskesmas se-Kab. Nias Barat dan Kepala Desa se-Kab.Nias Barat serta hadirin lainnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00