Cegah Penyebaran Covid-19, Secara Bertahap Lapas Gunungsitoli Berikan Asimilasi Mandiri Kepada Warga Binaan

KBRN,Gunungsitoli : Sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19 di dalam Lapas, Lembaga kemasyarakat kelas II-B Gunungsitoli secara bertahap kembali memberikan asimiliasi terhadap warga binaan yang telah memenuhi syarat serta mendapatkan surat keputusan dari Kemenkumham RI terkait pemberian asimilasi secara mandiri dengan dikembalikan kepada keluargnya.

Kepala Lapas kelas II-B Gunungsitoli Soetopo Barutu,S.Sos,M,Si kepada Radio Republik Indonesia menyampaikan bahwa warga binaan yang telah menerima Asimilasi mandiri sejak satu bulan belakangan ini sudah berjumlah 10 orang. 

Pemberian Asimilasi mandiri ini sesuai Peraturan Pemerintah (Permen) Nomor 32 Tahun 2020 dan perubahan ke tiga atas permenkumham nomor 24 Tahun 2021dalam rangka pemberian asimilasi dengan tujuan untuk meminimalisasi penyebaran virus Covid-19 di lembaga pemasyarakatan, khusunya di Lapas kelas II Gunungsitoli.

" Hingga pertengahan bulan September 2021 ini, jumlah secara kumulatif warga binaann yang telah menerima asimilasi di lapas Gunungsitoli sebanyak 40 orang. pemberian asimilas ini dilakukan secara bertahap. Dan kita sudah mulai sejak tahun 2020 dan berlanjut hingga bulan September 2021. secara keseluruhan yang sudah kita diberikan Asimilasi covid-19 secara mandiri terhadap warga binaan berjumlah 40 orang ” Ujarnya (Kamis/16/9/2021).

Ditambahkannya, sebelum warga binaan ini dikeluarkan untuk menjalani Asimilasi mandiri di rumah, pihak Kalapas kelas II-B Gunungsitoli memberikan pengarahan dan pembekalan yang didampingi kelurga penjamin dari warga binaan. Dan jika melakukan perbuatan melawan hukum selama menjalani asimilasi mandiri, maka pihak petugas kembali menjemput warga Binaan untuk dikembalikan kedalam Lapas.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00