Kejaksaan Negeri Gunungsitoli Musnahkan Sejumlah Barang Bukti Yang Memiliki Kekuatan Hukum

Kajari Pimpin pemusnahan barak bukti di halaman kantor kejaksaan negeri Gunungsitoli

KBRN,Gunungsitoli : Kejaksaan Negeri Gunungsitoli melakukan pemusnahan barang bukti yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap periode 2020/2021. Acara pemusnahan barang bukti ini dilaksanakan dihalaman kantor Kejaksaan Negeri Gunungsitoli yang dihadiri oleh perwakilan dari Kepolisian Resor Nias, Pengadilan Negeri Gunungitoli, BNN Kota Gunungsitoli, Dinas Kesehatan Kota Gunungsitoli, Para Jaksa selaku Eksekotor.

Kepala kejaksaan Negeri Gunungsitoli Futin Helena Laoli,SH,MH kepada Radio Republik Indonesia mengatakan bahwa pemusnahan barang bukti ini sebagaimana tugas dan wewenang Kejaksaan dalam undang-undang RI No 16 tahun 2004 salah satunya adalah melaksanakan Putusan Pengadilan yang telah mempunyai hukum tetap (inkracht).

Dijelaskan kajari Gunungsitoli Jenis-jenis Putusan Pengadilan terhadap barang bukti dalam perkara tindak pidana pada umumnya ada 3 yaitu dikembalikan kepada yang berhak, dirampas untuk Negara atau dirampas untuk dimusnahkan.

Adapun jenis-jenis barang bukti yang dimusnahkan seperti narkotika, parang, pisau penusuk, kampak,  kayu, kain, hand phone dan barang-barang berbahaya lainnya.

“ Barang bukti yang kita musnahkan ini mempunyai kekuatan hukum tetap periode 2020/2021. cara pemusnahannya dilakukan dengan cara membakar, sehingga barang bukti ini tidak dapat dipakai atau dipergunakan lagi ” Tegas Kajari Gunungsitoli (Kamis/15/7/2021).

Lebih jauh dijelaskannya, barang bukti yang dimusnahkan ini adalah barang bukti yang dalam Putusan tingkat akhir. Dimana amar putusannya menyatakan bahwa barang bukti tersebut di rampas untuk dimusnahkan, sementara barang bukti yang dalam amar putusannya dinyatakan dirampas untuk Negara maka ditindak lanjuti dengan cara proses lelang. dan barang bukti yang dalam amar putusannya dinyatakan dikembalikan kepada yang berhak maka ditindak lanjuti dengan cara dikembalikan kepada pemiliknya atau kepada orang yang berhak atas barang tersebut.

“ barang bukti yang kita musnahkan  ini diperoleh dari perkara tindak pidana umum seperti perkara tindak pidana pembunuhan, narkotika, kekerasan, penganiayaan, penipuan, penggelapan, dan pencurian ” Kata Kajari Gunungsitoli (Bobi R)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00