BNN Gunungsitoli Berikan Penyuluhan P4GN dan Siraman Rohani Kepada Pemuda Resort 47 BNKP Gustar

Kompol Arifeli Zega saat berikan penyuluhan narkoba di Gereja BNKP Gunungsitoli Utara

KBRN,Gunungsitoli: Badan Narkotika Nasional BNN Kota Gunungsitoli terus intensif memberikan penyuluhan bahaya narkoba kepada masyarakat. Kali ini BNNK Gunungsitoli memberikan penyuluhan P4GN dan sekaligus seminar dan kebaktian siraman rohani terkadap pemuda Se-resort 47 BNKP yang dilaksanakan di Gereja BNKP jemaat Ulu Afia kecamatan Gunungsitoli Utara, (Sabtu/12/6/2021).

Sosialisasi penyuluhan bahaya narkoba tersebut langsung dipimpin oleh Kepala BNNK Gunungsitoli Kompol.Arifeli Zega,SH,MM dan di bantu para staf di BNN Kota Gunungsitoli degan mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dengan ketat.

Kepala BNNK Gunungsitoli Kompol.Arifeli Zega dihadapan para peserta sosialisasi mengajak para pemuda Resort 47 untuk tidak dekat apalagi mencoba barang harap tersebut. 

Kepala BNN Kota Gunungsitoli menjelaskan, Narkoba merupakan obat terlarang dan akan menghancurkan saraf dan kesehatan. Bukan itu saja bila terbukti mengederkan dan menggunakan narkoba maka akan berhadapan dengan hukum.

" saya ingatkan kepada kita semua, jangan pernah dekat dengan narkoba. Selain akan menghancurkan masa depan kita, konsekuensi hukum akan di jalani bila terbukti menggunakan apalagi mengederkannya " Ujar kepala BNN Kota Gunungsitoli.

Lebih jauh di jelaskannya, saat ini penyalahgunaan narkoba sudah tidak lagi memilih strata sosial. Bahkan dilingkungan pendidikan pun sudah mulai masuk.

" Meskipun berbagai cara dilakukan penegak hukum dalam mencegah, namun sejumlah cara terus dilakukan oknum dalam mengedarkan barang haram ini " Tegasnya.

Untuk itu kepala BNN Kota Gunungsitoli Mengajak semua pemuda untuk tetap waspada dan menjaga diri tidak terjerumus dalam dunia narkoba. Dan melalui sosilasi yang sudah diterima ini diharapkan dapat membentengi diri dan seterusnya dapat dilanjutkan mensosialisasikan kepada keluarga dan lingkungan. (Bobi R)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00