Polres Nias Amankan Pelaku Cabul Dibawah Umur

(Foto): AJD Als AF Pelaku cabul anak dibawah umur

KBRN, Gunungsitoli: Kepolisian Resor (Polres) Nias berhasil mengamankan salahseorang warga Dusun I Desa Moawo, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, karena diduga telah melakukan pencabulan terhahap seorang perempuan yang masih dibawah umur.

Kapolres Nias AKBP Wawan Iriawan, S.IK yang dikonfirmasi melalui Ps. Paur Humas Polres Nias, Aiptu Jansen Hulu, kepada RRI.co.id mengatakan, AJD (47) alias Ama Farid, terlibat kasus tindak pidana pencabulan atau persetubuhan terhadap anak dibawah umur (16) yang masih berstatus pelajar di salah satu sekolah di Gunungsitoli.

"Perbuatan AJD diketahui oleh abang korban sedang mencabuli korban dengan meraba-raba bagian tubuh korban dirumahnya. Melihat peristiwa itu, abang korban langsung menghubungi kedua orang tuanya yang sedang berjualan di pasar Kota Gunungsitoli dan memberitahukan kejadian yang menimpa adik perempuannya," ungkapnya, Jumat (14/5/2021).

Dari perbuatan tersangka AJD, lanjut Aiptu Jansen, orangtua korban langsung membuat laporan pengaduan ke Polres Nias dan usai mendapat laporan, Penyidik Polres Nias langsung bergerak cepat dengan memeriksa saksi saksi, membawa korban ke rumah sakit untuk visum serta melakukan olah tempat kejadian perkara.

"Dari hasil interogasi dan pemeriksaan penyidik pelaku mengaku berpacaran dengan korban sejak Januari 2020 lalu. Pelaku mengaku sudah sering mencabuli korban dengan mengiming-ngimingi memberikan uang 200 ribu rupiah setiap minggu," katanya.

Pelaku AJD alias Ama Farid, akan dijerat Pasal 81 ayat (1) subs pasal 82 ayat (1) dari Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 tahun 2016 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 tahun 2002 Jo Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman selama-lamanya 15 tahun penjara.

"Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, AJD alias Ama Farid dijebloskan dalam tahanan Mapolres Nias dan akan dijerat Pasal 81 ayat (1) subs pasal 82 ayat (1) tentang perlindungan anak dengan ancaman 15 tahun penjara," tuturnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00