Kejari Gunungsitoli Limpahkan Berkas Dugaan Korupsi USB SLB Ke Pengadilan Tipikor Medan

kepala kejaksaan Negeri Gunungsitoli saat memberikan keterangan kasus korupsi USB SLB Niasbar

KBRN,Gunungsitoli: Setelah dilimpahkan berkas perkara di pengadilan Tipikor Medan, 3 orang tersangka dugaan kasus korupsi pembangunan Unit Sekolah Baru SLB Nias barat yang sudah ditetapkan tersangka oleh Kejari Gunungsitoli, saat ini sedang mengikuti sidang di pengadilan tindak pidana korupsi (tipikor) Medan secara virtual.

Kepala kejaksaan Negeri Gunungsitoli melalui kepala seksi intelijen Alexander Kristian Silaen,SH,MH kepada Radio Republik Indonesia mengatakan bahwa, untuk sidang yang pertama yakni pembacaan surat dakwaan, dan sidang kedua yakni pemeriksaan saksi saksi.

“ setelah kita limpahkan, maka statusnya tahanan pengadilan. dan mereka sudah 2 kali mengikuti sidang di pengadilan Tipikor Medan ” Ujar Alexander (Minggu/11/4/2021)

Sebelumnya, kejaksaan Negeri Gunungsitoli telah menetapkan 3 orang tersangka dugaan tindak pidana korupsi pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri di desa Onowaembu kecamatan Lahomi Kabupaten Nias Barat. masing masing berinisial ED merupakan ketua komite, FD sekretaris komite, dan MD bendahara komite.

Dijelaskan Kasi Intelijen Kejari Gunungsitoli, berdasarkan hasil penyidikan dan audit investigasi dilapangan dijumpai adanya penyimpangan dalam proses pembangunan USB SLB Negeri di desa Onowaembu Nias barat dan menimbulkan kerugian negara sebesar Rp 2 miliar lebih.

Program pemberian bantuan terhadap pembangunan USB SLB ini anggarannya berasal dari Direktorat pembinaan pendidikan khusus dan layanan khusus direktorat jenderal pendidikan dasar dan menengah kementerian pendidikan dan kebudayaan, yang diberikan dalam bentuk uang langsung melalui rekening komite pembangunan sebesar Rp 2 miliar lebih tahun anggaran 2016.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00