Kapolda Sumut Berlakukan PPKM Skala Mikro

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak

KBRN, Gunungsitoli: Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut), Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak, kembali berencana akan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro diwilayah hukumnya.

Sebelumnya, Kapolda Sumatera Utara telah menerapkan PPKM skala mikro untuk enam Kabupaten/Kota yakni Medan, Binjai, Pematang siantar, Deliserdang, Simalungun dan Kabupaten Langkat.

"Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat ini bertujuan untuk mencegah penyebaran covid-19 di wilayah sumatera utara," ujar Kapolda Sumut melalui Ps. Paur Subbag Humas Polres Nias Aiptu Yadsen Hulu, Selasa (23/3/2021).

Adapun sejumlah aturan PPKM mikro yang telah diberlakukan tersebut, lanjut Aiptu Yadsen, yakni Fasilitas umum dibukakan dengan kapasitas maksimal 50 persen, Perkatoran menerapkan 50 persen Work From Home (WFH), sedangkan instlasi pemerintahan mengikuti ketentuan SE Menpan RB.

Selain itu, kegiatan belajar mengajar tetap dilakukan secara daring atau online, Sektor ensesial beroperasi 100 persen dengan protokol kesehatan, aturan jam buka pusat perbelanjaan sampai pukul 21.00 wib dengan tetap menerapan protokol kesehatan, Restorat di perbolehkan makan di tempat dengan maksimal 50 persen kapasitas dan layanan pesan antar tetap di perbolehkan.

Kegiatan konstruksi beroperasi 100 persen dengan protokol kesehatan, Tempat ibadah maksimal 50 persen dengan protokol kesehatan, Terkait transportasi umum di selenggarakan dengan mengikuti kondisi wilayah pengaturan kapasitas dan jam operasional.

Sementara itu, lanjut Aiptu Yadsen, Kapolda mewajibkan daerah yang memerlukan PPKM Mikro, dengan membentuk posko satgas covid 19 ditingkat kecamatan dan desa/kelurahan, Melaksanakan tindakan pencegahan dan sosialisasi protokol kesehatan (prokes).

Pembagian masker, Penegakkan kedisiplinan prokes, mencegah kerumunan, Melaksanakan 3T (testing, trancing, treatment) secara rutin dan berkala serta pengawasan ketat tehadap pelaksanaan isolasi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00