Orang Tua Keluhkan PPDB Sumut Yang Tidak Bisa Di Akses, Bagaimana Nasib Anak Kami?

Melius Harefa Kesulitan Mengakses PPDB Sumut 2021

KBRN, Gunungsitoli: Menius Harefa satu dari sekian banyak orang tua yang mengeluhkan pendaftaran siswa baru dengan system Penerimaan peserta didik baru (PPDB) Online.

Ia menyayangkan system PPDB Online yang tidak bisa diakses sehingga menyulitkan anaknya untuk mendaftar di salah satu SMA di kota Gunungsitoli. Sudah hampir 7 kali ia mencoba melakukan pendaftaran dengan mengakses link atau tautan ppdb.disdik.sumutprov.go.id atau melalui Aplikasi PPDB SUMUT,  namun selalu gagal alhasil hingga hari ini anaknya belum bisa terdaftar.

“Saya bingung bagaimana caranya linknya memang terbuka tapi saat saya masukan NISN sudah tidak bisa tersambung. Berkali-kali saya coba tetap tidak bisa. Bahkan saya coba di lokasi yang bagus jaringan internetnya bahkan menggunakan indi home tetap saja tidak bisa. Bingung saya jadinya. Anak saya pun sedih karena hanya ingin masuk disekoah itu makanya saya mengeluh di facebook minta perhatian dari pemerintah,” tuturnya emosional.

Sementara itu anggota Komisi A DPRD Sumatera Utara, Berkat Laoli yang dikonfirmasi melalui telpon selulernya mengatakan pihaknya sejak kemarin sudah melakukan koordinasi dengan berbagai stake holder baik itu para kepala sekolah dan dinas pendidikan kota Gunungsitoli dan provinsi mempertanyakan keluhan masyarakat akan PPDB Online  dan memang jawaban yang diterima adalah karena websitenya di hacker oleh orang yang tidak bertanggung jawab dan mereka terus benahi.

“Sampai kemarin di rapat paripurna kita sudah laporkan ini ke Pak Wagub, alasan hacker ini masih sama seperti tahun lalu harusnya ini sudah dievaluasi oleh Panitia PPDB Sumut supaya tidak terulang di tahun ini. Yah solusinya saya pikir pendaftaran ini akan diperpanjang sehingga tidak ada yang dikorbankan”, ucap Berkat, Jum’at (18/6/2021).

Namun ia juga mengatakan banyak juga laporan disampaikan panitia PPDB Sumut tentang orang tua yang memaksakan anak-anaknya mendaftar di luar zonasi atau jauh dari rumah, sehingga ia berharap orang tua juga menyesuaikan diri.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00