Pelatihan Nakes Cegah Stunting Melalui Posyandu di Tingkat Desa

Pelatihan Tenaga Kesehatan Cegah Stunting melalui Posyandu
Foto Bersama usai Pelatihan Cegah Stunting

KBRN, Nias Selatan: Guna mencegah peningkatan angka stunting, Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Selatan bekerjasama dengan Wahana Visi Indonesia melaksanakan pelatihan penerapan pencegahan stunting dan sosialisasi mPosyandu. 

Kegiatan yang diikuti oleh peserta tenaga kesehatan UPTD Pkm Hilisimaetano itu bertujuan untuk peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dalam melakukan pencegahan stunting di desa dimasa pandemi covid-19 sedangkan untuk mPosyandu dalam pendataan melalui aplikasi yang mudah dalam menganalisi data. 

"Jelas sangat antusias dalam mengikuti pelatihan ini karena dapat merefres kembali dan melanjutkan kegiatan yang sempat terkendala ditahun 2020 dalam conseling gizi di desa,” ujar Meishika Hutagalung, S. Tr Gz, sebagai Ahli Gizi yg ditempatkan di UPDT Pkm Hilisimaetano, Jumat (26/2/2021). 

Sementara itu, Juni Arman Hulu sebagai Technical Program Health Coordinator dan fasilitator dalam materi mPosyandu, Wahana Visi Indonesia (WVI), menyampaikan agar kerjasama tenaga kesehatan dengan pemerintahan desa lebih baik dalam mendukung pencegahan stunting dan mPosyandu disetiap desa. 

Hal senada juga dikemukakan, Nadila Sarumaha, Am.Keb sebagai tim pelaksana bidan desa Hilisimaetano, berharap agar pemerintahan desa dapat mendukung produktifitas posyandu bagi ibu hamil dan balita. 

"Mari bersama mendukung produktifitas posyandu seperti mengukur balita untuk mengetahui tinggi badan sesuai dengan pertumbuhan usia balita dan peran kader serta PKK Hilisimaetano lebih aktif karena posyandu itu dari oleh untuk desa," ucapnya. (Indah Dachi)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00