Sekeluarga Lansia Lumpuh Di Desa Tetehosi Afia Gunungsitoli Utara Butuh Perhatian.

KBRN, Gunungsitoli: Dokter dan Tenaga Perawat dari Puskesmas Gunungsitoli Utara, melakukan pemeriksaan kesehatan tiga perempuan bersaudara lanjut usia (Lansia) di Dusun III Desa Tetehosi Afia, Kecamatan Gunungsitoli Utara, Kota Gunungsitoli. Rabu (18/11/2020).

Kepala Desa Tetehosi Afia, Sonitehe Zega mengatakan, bahwa perempuan lanjut usia tersebut bernama Nuruwati Harefa (69), Riana Harefa (70), dan Amina Harefa (72).

Kondisi tiga perempuan lanjut usia yang belum pernah menikah itu mengalami lumpuh di kaki sehingga saat berjalan biasanya dibantu tangan saja.

Pihak Puskesmas Gunungsitoli Utara telah memberikan vitamin dan obat - obatan agar ketiga bersaudara tersebut dapat sehat menjalani hidup sehari-hari.

Rumah atau tempat tinggal ketiga perempuan itu jauh dari jalan raya, dan harus melewati Sungai Afia untuk sampai di kediaman mereka.

"Selaku Pemerintah Desa sangat berterima kasih kepada pihak Pemerintah melalui Puskesmas yang sudah datang langsung ke lapangan melihat dan memeriksa ketiga perempuan lanjut usia di Desa Tetehosi Afia," ucap Sonitehe.

Menurutnya, sebelum pihak Puskesmas berkunjung, pihak pemerintah desa setempat hanya dapat memberikan bantuan sembako, bahkan ada rencana memindahkan ketiganya ke tempat yang mudah dijangkau kendaraan.

Namun tiga bersaudara lansia tersebut tidak mau meninggalkan rumah mereka, yang adalah peninggalan satu-satunya dari orang tua sejak puluhan tahun lalu.

"Selaku Pemerintah Desa, kami meminta uluran tangan dari semua pihak, agar dapat memberikan bantuan kepada ketiga perempuan ini, karena saudara mereka yang laki-laki telah meninggal dunia," kata Sonitehe menambahkan.

Dia juga berharap banyak kepada Dinas Sosial Kota Gunungsitoli, agar dapat mengalokasikan anggaran untuk bantuan sembako terhadap tiga perempuan lanjut usia tersebut.

Sonitehe berjanji, jika mendapat Dana Desa, ia akan mengalokasikan bantuan kepada tiga lansia tersebut, mengingat selama ini belum dapat direalisasikan akibat dokumen kependudukan mereka sedang dalam pengurusan.

Untuk sementara, mengingat tempat tinggal tiga perempuan lansia yang lumpuh itu jauh sekali, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Sonitehe telah menyiapkan kentongan di rumah tiga lansia tersebut.

Tujuannya agar dapat dibunyikan jika terjadi sesuatu, sebagai tanda meminta pertolongan kepada warga setempat.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00