Kepala Puskesmas Gunungsitoli Selatan Imbau Warga Waspada DBD

KBRN, Gunungsitoli: Guna mencegah tingginya kasus DBD di musim pancaroba/ perubahan cuaca yang tidak menentu, pihak UPTD Puskesmas Gunungsitoli Selatan meminta pada masyarakat untuk waspada dan selalu terapkan hidup bersih dan sehat.

“Perilaku hidup bersih dan sehat dapat mencegah perkembangan nyamuk aedes aegypti. Dan penyakit  sulit berkembang jika lingkungan bersih,” ujar Kepala UPTD Puskesmas Gunungsitoli Selatan Sosaidaman Zebua S.Kep Nurs, Jumat (01/07/2022).

Sikap waspada dan menjaga perilaku hidup bersih dan sehat dapat menghindari penyebab DBD, salahsatu cara yang sangat efektif mencegah terjadinya penyakit DBD adalah melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk/ PSN dengan 3M Plus.

Pertama, menguras tempat penampungan air seperti bak mandi, drum dan tempat penampungan air lainnya. Saat musim hujan maupun pancaroba, kegiatan ini harus dilakukan setiap hari untuk memutus siklus hidup nyamuk yang dapat bertahan di tempat kering. Kemudian lanjut Sosaidaman Zebua S.Kep Nurs, menutup rapat tempat penampungan air.

Menutup juga dapat diartikan sebagai kegiatan mengubur barang bekas di dalam tanah agar tidak membuat lingkungan semakin kotor dan dapat berpotensi menjadi sarang nyamuk. Terakhir dengan memanfaatkan kembali limbah barang bekas yang bernilai ekonomis/daur ulang, karena barang bekas berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk demam berdarah. Plusnya adalah bentuk upaya pencegahan tambahan seperti memelihara ikan pemakan jentik nyamuk, menggunakan obat anti nyamuk, memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi, Gotong Royong membersihkan lingkungan, memberikan larvasida pada penampungan air yang susah dikuras, memperbaiki saluran air yang tidak lancar dan menanam tanaman pengusir nyamuk.

“Apa yang disampaikan ini semoga terus dilakukan secara rutin terutama di wilayah kerja UPTD Puskesmas Gunungsitoli Selatan sehingga upaya pencegahan terhadap penyakit dapat terwujud,” tutup Sosaidaman. IDA

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar