Antisipasi Kasus DBD,Dinas Kesehatan,P2KB Kabupaten Nias Gencar Sosialisasi PHBS

Foto Ilustrasi

KBRN,Gunungsitoli: Grafik Kasus demam berdarah di kabupaten Nias terus menunjukkan peningkatan sepanjang tahun 2022 ini. data yang di keluarkan dinas kesehatan, Pengendalian Penduduknya dan Keluarga Berencana kabupaten Nias dari bulan januari 2022 hingga bulan juni 2022, kasus demam berdarah mencapai 24 kasus.

Kepala Dinas kesehatan, Pengendalian Penduduknya dan Keluarga Berencana kabupaten Nias Rahmani Oktaviani Zandroto,S.KM menjelaskan bahwa 24 kasus demam berdarah ini terjadi di sejumlah kecamatan di kabupaten Nias, seperti di kecamatan Bawolato, kecamatan Hiliduho, kecamatan Botomuzoi, kecamatan Idanogawo, kecamatan Sogaeadu dan juga di kecamatan Gido.

“ Sesuai data kita dilapangan, sepanjang Januari-Juni 2022 ini jumlah kasus DBD di kabupaten Nias mencapai 24 Kasus “ Ujar Kadis Kesehatan,P2KB Kabupaten Nias (Jum'at/1/7/2022).

Dilanjutkannya, dinas kesehatan kabupaten Nias telah melakukan berbagai upaya dalam penanganan dan pengendalian kasus demam berdarah di kabupaten Nias, dengan melakukan penyuluhan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) kepada masyarakat melalui siaran keliling, termasuk melakukan sosialisasi dan edukasi tentang pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di semua puskesmas termasuk melakukan Fogging di lokasi yang sudah terkontaminasi DBD.

Selain itu langkah yang diambil Dinas Kesehatan adalah dengan melakukan kewaspadaan dini. Dinas Kesehatan melalui tenaga puskesmas melakukan pemantauan terhadap peningkatan kasus DBD di wilayah masing-masing. Dinas kesehatan kabupaten Nias juga terus meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat untuk selalu menerapkan hidup bersih dengan bergotong royong membersihkan lingkungan, menerapkan 3M yakni menguras, mengubur dan menutup.

“ Kita dari Dinas kesehatan,P2KB selalu gencar mensosialisasikan gerakan hidup sehat kepada masyarakat. dan juga mengajak masyarakat menerapkan 3M (Menguras,Mengubur, dan Menutup " Katanya.(Bobi R)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar