Vaksinasi Anak Stop 2 Hari Karena Stok Vaksin Kosong

kbrn_25_Suasana saat berlangsung vaksinasi_di_hiliserangkai.jpg

KBRN, Gunungsitoli: Pihak Kecamatan Hiliserangkai Kabupaten Nias menggenjot pelaksanaan vaksinasi bagi anak sekolah usia 6-11 tahun.

Terhitung sejak 10-21 Januari 2022 telah digelar vaksinasi di sekolah SD yang ada di Kecamatan Hiliserangkai. Untuk jadwal vaksinasi pun sudah disusun di masing-masing sekolah, sehingga pelaksanaannya dilakukan secara bergiliran di masing-masing sekolah.

“Dari data yang kita miliki, cakupan vaksinasi dosis pertama di Hiliserangkai hingga saat ini sudah mencapai 800 sasaran dari 4 sekolah yang ada di wilayah kecamatan Hiliserangkai,” kata Eliman Mendrofa selaku Camat Hiliserangkai, Selasa (25/01/2022).

Namun demikian, program vaksinasi massal ini sempat dihentikan sementara waktu karena stok vaksin habis. Diperkirakan jika sudah masuk vaksin yang baru, program vaksinasi anak-anak di kecamatan Hiliserangkai dapat tuntas pada bulan Maret 2022 mendatang.

“Nah, khusus Hiliserangkai kita sudah mulai pada tanggal 10 Januari 2022, terhitung hingga 21 Januari masih berjalan, dan karena juga sudah habis vaksinasi, kita menunggu, maka ada beberapa hari lagi mungkin, terakhir pada Jumat 24 Januari 2022, 1 sekolah, sehingga untuk besok dan seterusnya maka dipending dulu pelaksanaan vaksinasi bagi anak-anak umur 6-11 tahun untuk anak-anak SD. Nah sekarang antusias anak-anak baik juga guru, ya kita telah berikan himbauan supaya anak-anak harus ada persiapan-persiapan dan sampai batas waktu kemarin sudah terlaksana dengan baik. Saat ini yang telah divaksin berkisar 800 anak dari 4 sekolah di wilayah kecamatan Hiliserangkai. Nah target kita kurang lebih 10 ribu orang. Untuk kegiatan ini ada 2 puskesmas yang menanganinya, khusus Puskesmas Botombawo menangani 14 desa. Dan Puskesmas Ehosakhozi ada 4 desa,” jelas eliman.

Eliman mengatakan, capaian vaksinasi anak hingga saat ini tidak lepas dari peran aktif serta dukungan seluruh elemen masyarakat di kecamatan Hiliserangkai.

“Tim medis, aparat kepolisian, aparat desa hingga aparat TNI, bahu membahu untuk mensukseskan program vaksinasi massal tersebut. Sinergi kedepan kita harapkan bisa terus dipertahankan, bahkan semoga lebih ditingkatkan,” tutup Eliman.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar