Dari 110.683 Sasaran, 20.100 Orang Warga kabupaten Nias Sudah Di Vaksin Dosis I

KBRN,Gunungsitoli : Pemerintah kabupaten Nias melalui dinas kesehatan terus gencar memberikan vaksin kepada masyarakat di kabupaten Nias melalui program vaksin masal 80.000 dosis. Percepatan pemberian vaksin ini salah satu upaya dari pemerintah kabupaten Nias dalam meningkatkan kekebalan tubuh (Herd Immnuity) terhadap masyarakat.

Data yang dikeluarkan Tim Gugus Tugas hingga September 2021 mencatat bahwa dari jumlah sasaran secara keseluruh masyarakat kabupaten Nias yang akan di vaksin dengan jumlah 110.683 orang, saat ini sebanyak 20.100 orang telah menerima vaksin dosis I, sementara untuk dosis ke II baru 7.760 orang.

Adapun rincian penerima vaksin yakni, untuk tenaga kesehatan, Dosis I sebanyak 1.302 orang dan Dosis ke II sebanyak 1.290 orang. sementara untuk pelayan publik, dosis I sebanyak 7.406 orang dan dosis ke II sebanyak 4.522 orang.

Sedangkan untuk masyarakat umum yang telah menerima vaksin covid-19, dosis I sebanyak9.425 orang, dosis II sebanyak 1.837 orang. dan vaksinasi remaja dosis I sebanyak 1.436 orang, dosis ke II sebanyak 69 orang.

Kepala dinas komunikasi dan informatika kabupaten Nias Drs.Dahlan lase kepada Radio Republik Indonesia mengatakan bahwa, dalam mempercepat penyintikan vaksin covid-19 di wilayah kabupaten Nias, dinas kesehatan telah menjadwalkan melaksanakan vaksin masal dosis pertama dari tanggal 14 September 2021 – 9 Oktober 2021. Dan tanggal 15 Oktober sampai 9 November 2021 penyuntikan dosis ke II.

“ saat ini pemeirntah kabupaten Nias terus gencar pemberian vaksin masal 80 ribu kepada masyarakat kabupaten Nias. program ini telah di mulai tanggal 14 september 2021 yang lalu melalui pencanangan vaksin masal yang dibuka langsung Bapak Bupati Nias ” Ujarnya (Minggu/19/9/2021).

Lebih jauh ia menjelaskan, dalam percepatan vaksin masal tersebut dinas kesehatan kabupaten Nias telah menyebarluaskan infromasi melalui surat edaran di sejumlah pengurus tempat ibadah, pemerintah desa maupun kecamatan.

“ Adapun sasaran vaksin masal yakni pelayan public seperti aparat desa, guru, pelayan gereja dan masjid, lansia, masyarakat umum, dan remaja umur 12-18 tahun khususnya yang melanjutkan study di luar pulau Nias ” Katanya.

Untuk itu masyarakat di himbau agar memanfaatkan program vaksinasi masal tersebut. Dan bagi masyarakat yang di vaksin agar segera mendaftarkan diri melalui kepala desa dengan mengisi data pribadi. Dan pada saat divaksin agar membawa NIK dan menunjukan nomor HP aktif bagi petugas yang mendata.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00