Angka Covid-19 Meningkat, Walikota Lakhomizaro: Ada Dua Hal "Obatnya"

Walikota Gunungsitoli Lakhomizaro Zebua didampingi Sekda Agustinus Zega sedang memaparkan perkembangan covid-19.

KBRN, Gunungsitoli: Meski Kota Gunungsitoli masih belum darurat Covid-19, namun peningkatan angka penularan Covid-19 hingga saat ini menunjukkan adanya tren peningkatan.

Sesuai data yang diperoleh dari dinas Kesehatan Kota Gunungsitoli menyampaikan bahwa akumulasi mulai dari bulan Maret 2020 hingga Juli 2021 terdapat ribuan kasus telah terpapar covid-19.

Menyikapi hal itu, Walikota Gunungsitoli Ir. Lakhomizaro Zebua kepada RRI.co.id diruang kerjanya mengatakan bahwa angka tersebut sebenarnya sudah cukup mengkhwatirkan apalagi baru-baru ini terdapat peningkatan angka kematian dari kasus covid-19 dan hal ini harus menjadi perhatian bersama.

"Jika diakumulasi dari bulan Maret tahun 2020 hingga pada 26 Juli 2021 terdapat 1372 kasus warga Kota Gunungsitoli telah terpapar covid-19 dan yang sangat disayangkan hingga hari ini terdapat 37 warga kita yang meninggal akibat covid-19," ujarnya, Rabu (28/7/2021).

Menurut Walikota Gunungsitoli, ada dua hal obatnya untuk menanggulangi dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Kota Gunungsitoli yakni pertama dibutuhkan kerjasama dan kesadaran dari seluruh pihak dan elemen masyarakat untuk patuh terhadap protokol kesehatan dan kedua mendukung program pemerintah dalam hal vaksinasi.

"Patuh terhadap protokol kesehatan covid-19 dan mau divaksinasi. Jika kedua hal itu dapat diterapkan dan diikuti oleh seluruh warga masyarakat maka penyebaran covid-19 di Kota Gunungsitoli dapat diputus," ungkapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00