Hari Pertama Bertugas, Dandim 0213/Nias Tinjau Serbuan Vaksin Masal TNI

KBRN,Gunungsitoli : Hari pertama melaksanakan tugas di Makodim 0213/Nias, Komandan Kodim 0213/Nias Letkol.Inf.Martky Jaya Perangin Angin langsung meninjau pelaksanaan serbuan vaksin masal TNI di Aula Asanudin Waruwu Kodim 0213/Nias, (Senin/26/7/2021).

Pantauan RRI dilapangan, pada peninjauan tersebut Kodim 0213/Nias Letkol.Inf.Martky Jaya mengecek kesiapan dari tenaga vaksinator, melihat kesiapan lokasi, hingga menjumpai masyarakat yang sedang menunggu panggilan untuk divaksin.

Dandim 0213/Nias Letkol.Inf.Martky Jaya di sela sela peninjauan kepada Radio Republik Indonesia mengatakan bahwa dirinya sangat mengapresiasi tingginya minat masyarakat Nias dalam mengikuti vaksinasi covid-19. Hal ini terbukti dari antusias masyarakat dalam mengikuti serbuan vaksin masal di Kodim 0213/Nias.

“ apresiasi terhadap masyarakat yang sangat tinggi antusias dalam mengikuti vaksin melalui program serbuan vaksin masal TNI ” Ujar Dandim  

Dilanjutkannya, serbuan vaksin covid-19 masal TNI bertujuan untuk membantu pemerintah daerah dalam mempercepatan pemberian vaksin dan sekaligus mendukung dan mensukseskan  program vaksin secara Nasional.

Lanjutan serbuan vaksin masal TNI gelombang ke 5 dosis pertama dilaksanakan mulai hari ini 26 Juli sampai 29 Juli 2021 sebanyak 1.300 orang. pihaknya telah bekerjasama dengan Dinas kesehatan kota Gunungsitoli.

Dandim juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap mengikuti himbauan pemerintah dalam menaati protokol kesehatan covid-19. Disiplin protokol kesehatan salah satu upaya dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Kepulauan Nias.

Sementara itu, salah seoarang penerima vaksin masal TNI Yusniar Waruwu mengapresiasi program serbuan vaksin masal TNI. Menurutnya, kehadiran TNI dalam kegiatan serbuan vaksin masal sangat membantu masyarakat mendapatkan vaksin ditengah tingginya kasus penyebaran covid-19.

“ terimakasih kepedualian TNI yang telah memfasilitasi pemberian vaksin kepada kami ” Katanya senang

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00