Minimnya Dana APBD, Dinas Pertanian Kab.Nias Usulkan Pembangunan Irigasi Melalui DAK PUPR

lokasi persawahan milik kelompok tani

KBRN,Gunungsitoli : Dinas pertanian dan ketahanan pangan kabupaten Nias akan terus berupaya dan berkoordinasi dengan pihak PUPR kabupaten Nias untuk mengajukan proposol anggaran pembangunan irigasi kepada pemerintah pusat melalui kementerian PUPR. Hal itu disampaikan kepala dinas pertanian dan ketahanan pangan kabupaten Nias Fonaso Laoli kepada Radio Republik Indonesia.

Fonaso Laoli mengatakan, kendala yang dialami para petani di kabupaten Nias saat ini yakni minimnya infrastruktur irigasi yang belum memadai. Dan jika mengharapkan anggaran pembangunan dari dinas APBD, maka dipastikan tidak akan bisa terwujud, mengingat anggaran APBD kabupaten Nias sangat minim.

“ satu satunya masalah yang di hadapi para kelompok tani di kabupaten Nias hingga saat ini yaitu ketersediaan irigasi yang belum memadai. Selama ini para petani mengharapkan air hujan “ Ujarnya (Minggu/23/8/2020).

Ia menjelaskan, untuk pembangunan irigasi besar seperti irigasi primer dan juga irigasi sekunder merupakan tanggung jawab dinas PUPR. Dan irigasi besar ini hanya 20 persen yang sudah dibangun di kabupaten Nias

“ jadi sesuai anggaran yang kita miki, maka hanya bisa membangun irigasi tersier saja selama ini “ katanya.

Untuk itu, dinas pertanian dan ketahan pangan kabupaten Nias terus melakukan komunikasi intens terhadap dinas PUPR kabupaten Nias, untuk bisa melobi anggaran pembangunan irigasi primer dan juga irigasi sekunder melaui dana alokasi khusus dari kementerian PUPR RI, sehingga hasil produksi pertanian di kabupaten Nias bisa meningkat seiring infrastruktur yang memadai. (Bobi R)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00