Serahkan Bantuan JPS di Kecamatan Hiliduho, Wabub Nias Semangati Warga Untuk Giat Bertani

Wabub Nias serahkan bantuan JPS di kec.Hiliduho

KBRN,Gunungsitoli : Pemerintah kabupaten Nias melalui Tim Gugus Tgaspercepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Nias  kembali melanjutkan penyaluran Bantuan Jaringan Pengaman Sosial (JPS) dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara kepada keluarga penerima manfaat di kabupaten Nias, (kamis/25/6/2020).

Pantauan RRI dilapangan, penyaluran lanjutan Jaringan Pengaman Sosial dari Pemerintah Provinsi sumatera utara berupa bantuan paket sembako ini di laksanakan di halaman kantor camat Hiliduho kabupaten Nias, yang diserahkan langsung Wakil Bupati  Nias, dan turut disaksikan sekretaris Daerah Kabupaten Nias, Forkopimda kabupaten Nias, sejumlah kepala OPD, Camat,  serta Tim Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 kabupaten Nias.

Bantuan JPS tahap ke II di Kecamatan Hiliduho ini diberikan kepada 791 Kepala Keluarga penerima manfaat. Dimana sebelumnya penyaluran tahap I telah diserahkan kepada 1.045 KK. Sementara  di kabupaten Nias sendiri jumlah secara keseluruhan yang menerima Bantuan JPS dari Pemprovsu ini sebanyak 28.056 KK. Jumlah penerima JPS ini sesuai data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Pada saat penyerahan, Wakil Bupati Nias memperlihatkan semua isi paket yang diserahkan kepada masyarakat untuk lebih transparan. Ada pun sembako yang diserahkan yakni beras premium ukuran 10 kg, gula 1 kg, minyak goreng 2 kg, susu 1 kaleng, dan mie instan 20 bungkus.

Wakil Bupati Nias Arosokhi Waruwu,SH,MH menyampaikan bahwa bantuan JPS yang di salurkan hari ini di kecamatan Hiliduho merupakan lanjutkan penyaluran bantuan JPS dari pemprovsu. Dimana  dengan keterbatasan logistik dari pihak Bulog Gunungsitoli, maka penyalurannya akan di lakukan secara bertahap, termasuk di sejumlah kecamatan di Kabupaten Nias.

Pada kesempatan itu juga, Wabub Nias menyampaikan kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada dan mengikuti seluruh himbauan pemerintah dalam mengikuti protokoler kesehatan Covid-19. Dan tetap giat untuk bertani agar bisa hidup mandiri terlebih dalam situasi Covid-19

“ meskipun kabupaten Nias masuk dalam zona hijau, namun masyarakat tetap menjalankan protokoler kesehatan. Giat bekerja namun tetap menjaga kesehatan. Selalu menggunakan masker bila keluar rumah, rajin mencuci tangan menggunakan sabun, selalu menjaga kebersihan lingkungan, dan tetap menjaga jarak “ Ujar Wabub Nias.

Orang nomor dua di kabupaten Nias ini juga mengajak masyarakat untuk membiasakan diri dalam memasuki tatanan kehidupan baru ( Kehidupan Normal Baru) produktif dan aman Covid-19. Meskipun melaksanakan rutinitas diluar rumah, akan tetapi tetap mematuhi protokoler kesehatan. sehingga dengan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat, maka langkah preventif  memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini dapat terwujud. (Bobi R)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00