Malam Tiba, Siswa SD dan SMP di desa Tuhegeo 2 Kec. Gunungsitoli Idanoi Tak Punya Waktu Belajar

FOTO : SANIATI LAOLI (WARGA DESA TUHEGEO 2 GUNUNGSITOLI IDANOI)

KBRN, Gunungsitoli : Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-77  tahun 2022, masih menyisakan 1 desa Tuhegeo 2 Kecamatan Gunungsitoli Odanoi kota Gunungsitoli, belum mengakses listrik negara. Hari-hari mereka tidak segemerlap warna - warni malam di desa-desa  lain di Gunungsitoli. 

Salah seorang Warga Desa Tuhegeo 2 Saniati Laoli mengatakan, Anak-anak di desa kami tanpa listrik ini, lebih banyak menyita waktu siang untuk belajar daripada bermain. Sebab, begitu malam tiba, mereka tak punya waktu belajar karena gelap. kondisi itu yang dialami oleh para siswa SD dan SMP di desa Tuhegeo 2,  Sejak Indonesia merdeka hingga sekarang ini.

Sebagian besar Warga desa Tuhegeo 2 hanya menggunakan lampu dinding dan senter sehingga kalau sudah gelap tidak berbuat apa-apa, langsung ketempat tidur.

"Harapan kami kepada presiden Jokowi,  memberi perhatian di desa kami,  apalagi anak-anak kami pelajar SD dan SMP tidak menikmati lampu PLN dengan jaringan internet, sehingga proses belajar-mengajar masih menggunakan metode zaman delapan puluhan yang hanya mengandalkan pulpen dan buku," ungkapnya.

Sementara itu,  Sekretaris desa Tuhegeo 2 Ehaogo Laoli  mengatakan bahwa pihak PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara bersama PT.PLN UP3 Nias, tahun anggaran 2022 ini merealisasikan pemasangan jaringan listrik PLN di desa Tuhegeo 2 Kecamatan Gunungsitoli Idanoi.

Tiang-tiang listrik yang  dibutuhkan sebagian sudah diangkut secara manual oleh pemerintah bersama warga desa Tuhegeo 2 dan menurut informasi dari PLN bahwa jumlah tiang listrik yang akan di angkut sebanyak 124 batang.

" Tiang-tiang listrik diangkut secara manual dikarenakan akses jalan di desa Tehegeo 2, belum tersentuh pembangunan dari pemerintah daerah sehingga tidak dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat," Tutur, Ehaogo. 

Rencana Pemasangan jaringan listrik tersebut akan selesai di tahun 2022 ini, namun pemerintah desa masih mengusulkan kepada PT.PLN UP3 Nias,  agar menambah tiang-tiang listrik yang di butuhkan di desa Tuhegeo 2 karena masih kurang sekitar 25 batang lagi.

Hal ini terjadi karena pada saat survei hanya di ruas jalan penghubung antar dusun yang di lalui oleh petugas  sementara wilayah desa Tuhegeo 2,  masih ada yang berada di lokasi yang hanya sebagian bisa di jangkau oleh pejalan kaki.

Ia berharap, kekurangan tiang listrik tersebut bisa diakomodir oleh Pihak PLN untuk kebutuhan masyarakat Desa Tuhegeo 2 Kecamatan Gunungsitoli idanoi Kota Gunungsitoli. (MH)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar