Kota Gunungsitoli alokasikan 400 Kuota Asuransi Nelayan Kecil Pada Tahun 2022

KBRN, Gunungsitoli: Pemerintah Kota Gunungsitoli alokasikan 400 kuota asuransi nelayan kecil pada tahun 2022 sebagai bentuk perlindungan.

“Asuransi nelayan dikhususkan untuk nelayan kecil, tujuannya untuk melindungi keselamatan jiwa dan jaminan bagi keluarga yang yang ditinggalkan,” kata Sekretaris Dinas Perikanan Kota Gunungsitoli Muhammad Syarif Siregar, Kamis (25/05/2022).

Dana asuransi nelayan ini bersumber dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI dan juga dari pihak Propinsi.

“Asuransi nelayan itu kan diberikan dan preminya ditanggung Pemerintah. Jadi untuk tahun 2022 ini ada dua sumber dananya, satu dari Propinsi Sumatera Utaradan dari Kementerian. Dan itu kita bagi rata kepada para nelayan perikanan tangkap. Kegiatan ini kan ada setiap tahun jadi terus berputar atau bergilir. Jadi masa premi tanggungannya ini 12 bulan atau 1 tahun. Ketika nanti diatas 1 tahun itu, nelayan dimaksud tidak mengalami kejadian apapun misalnya kejadian kecelakaan atau gangguan kesehatan maka preminya itu hangus tidak mendaptkan kaim apa-apa, dan di tahun berikutnya nelayan yang bersangkutan harus membayar secara mandiri. Jadi ketika misalnya pada saat masa pertanggungan dalam kurun waktu 12 bulan terjadi kecelakaan cacat atau sakit, biaya itu ditanggung oleh asuransi, baik cacat didalam bekerja di laut ataupun di darat,” jelas M. Syarif.

Menurut M. Syarif, tentu saja sebagai pemicu semangat, nelayan menjadi merasa tenang, karena di saat mereka harus bekerja, mereka mendapatkan jaminan perlindungan untuk diri mereka dan keluarga apabila terjadi resiko yang tidak diinginkan.

“Mari dukung Pemerintah agar senantiasa lancar menyalurkan pemberian manfaat program ini. Sebab dengan perlindungan seperti itu tentu menjadi pemacu semangat nelayan untuk menjalani profesinya,” tutup M.Syarif.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar