Perkembangan Inflasi Kota Gunungsitoli November 2021

Cabe Merah Salah Satu Penyumbang Andil Inflasi di Kota Gunungsitoli

KBRN, Gunungsitoli: Pada November 2021, Kota Gunungsitoli mengalami inflasi sebesar 0,71 persen atau terjadi peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 107,00 pada Oktober 2021 menjadi 107,76 pada November 2021.

Kepala BPS Kota Gunungsitoli, Sabar Alberto Harianja menjelaskan„ Inflasi terjadi karena adanya peningkatan harga yang ditunjukkan oleh kelompok pengeluaran makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,79 persen; kelompok rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 0,52 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,25 persen; dan kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,13 persen.

Sedangkan Deflasi terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh kelompok pengeluaran transportasi sebesar 1,61 persen dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,22 persen. Sementara itu, kelompok pakaian dan alas kaki; kelompok kesehatan; kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan; kelompok pendidikan; dan kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran tidak mengalami perubahan indeks. „

“Perkembangan harga berbagai komoditas di Kota Gunungsitoli pada November 2021 secara umum menunjukkan adanya peningkatan. Berdasarkan hasil pemantauan BPS, pada bulan ini Kota Gunungsitoli mengalami inflasi sebesar 0,71 persen atau terjadi peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 107,00 pada Oktober 2021 menjadi 107,76 pada November 2021. Tingkat inflasi tahun kalender November 2021 sebesar -0,08 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun November 2021 terhadap November 2020) sebesar 1,79 persen,” jelas Sabar, Kamis (2/11/2021).

Adapun 5 (lima) Kota IHK di Provinsi Sumatera Utara mengalami inflasi pada bulan November 2021. Inflasi tertinggi terjadi di Gunungsitoli sebesar 0,71 persen dengan IHK sebesar 107,76 dan terendah di Padangsidimpuan sebesar 0,44 persen dengan IHK sebesar 108,30. Inflasi Pematang Siantar sebesar 0,58 persen dengan IHK sebesar 106,88; Sibolga sebesar 0,47 persen dengan IHK sebesar 107,97; dan Medan sebesar 0,46 persen dengan IHK sebesar 105,46.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar