UPTD Dana Bergulir Berorientasi Pada Layanan Non Profit

KBRN, Gunungsitoli: Sesuai dengan Perda nomor 8 tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah dan diatur lagi melalui perda nomor 4 tahun 2017 tentang pengelolaan dana bergulir bagi koperasi dan usaha-usaha mikro, ditambah dengan regulasi lainnya yang membahas terkait tekhnis pelaksanaan dana bergulir tersebut mulai dari perwal 76, 77 dan 78 tahun 2018, Pemerintah kota Gunungsitoli secara resmi telah membuat salahsatu program pemberdayaan masyarakat dengan membentuk satu unit pelayanan yakni UPTD dana dana bergulir, dimana unit ini berperan dalam menambah modal para pelaku usaha mikro, dan berorientasi non profit.

"Sejak beroperasi bulan Juni 2019 hingga sekarang, UPTD dana Bergulir telah memberikan pelayanan lebih kepada 4 koperasi dan 173 pelaku usaha mikro dengan total pencairan dana sebesar berkisar 3 milyar 239 juta rupiah," ujar Kepala UPTD dana bergulir kota Gunungsitoli Deskariawan Larosa SE, Minggu (26/09/2021).

Dengan demikian tentunya diharapkan dapat membantu perubahan pada peningkatan  perekonomian masyarakat, selain itu meningkatkan kemampuan koperasi dan pelaku usaha mikro menuju usaha yang mandiri agar mampu bersaing, hingga meningkatkan kesempatan perluasan kerja dengan majunya dunia usaha.

"Dalam menjalankan pelayanan, kita juga memiliki patron antara lain, bagaimana agar sukses penyaluran, proses penerimaan proposal sampai dengan pencairan dana sukses hingga pemanfaatannya bahwa dana yang digelontorkan untuk menambah modal usaha. Karena pada pelaksanaannya, pihak UPTD dana bergulir terlebih dahulu melakukan survey di lapangan agar penerima betul-betul tepat sasaran," tutup Deskariawan.IDA

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00