Zorugo Durian Nias, Membawa Durian Nias Naik Level

Bisnis Menjanjikan Durian Kupas di Tengah Pandemi Covid-19

KBRN, Gunungsitoli: Memanfaatkan musim durian di kepulauan Nias dan usaha travel yang menurutn drastic di masa pandemic covid 19, Java Gea tekuni bisnis Durian Kupas.

Dirumahnya di kawasan jalan Pelita, Bisnis durian kupas sudah ia tekuni selama 2 tahun berkat jaringan yang luas dan animo yang tinggi dari para kenalannya ia pun memberanikan diri membuka usaha durian kupas yang diberi label Zorugo Durian Nias.

Kepada rri.co.id ia mengatakan kunci bisnis durian kupasnya adalah rasa yang harus tetap terjaga meski durian tersebut melanglang buana ribuan kilometer hingga ke pulau Jawa. Untuk itu durian kupas usai disortir di pengepul, dimasukkan ke dalam wadah plastic bening ukuran setengah kilogram kemudian di masukkan freezer selama 24 jam. Saat hendak dikirimkan wadah dibungkus dan dimasukkan box Styrofoam lalu dibungkus dengan bubble wrap.

“Kami bekerjasama dengan petani, mereka kami ajarin cara mengemas durian di dalam wadah  500 gr, memisahkan durian sesuai jenisnya, tantangannya adalah menemukan durian-durian yang bagus dan enak sesuai ekspektasi customer. Syukurnya kami sudah ada langganan tetap,” ungkapnya, Sabtu (24/7/2021).

Durian yang ia jual terbagi 3 jenis, Super premium, premium dan pahit, super premium dihargai 60 ribu/box, sedangkan standar dan pahit 45 ribu/box diluar ongkos kirim. Bagi yang memesan berlaku minimal order 4 box kurang dari jumlah itu dikenakan extra charge 20 ribu pada onkirnya.

Ia bersyukur lewat bisnis durian kupas ini pelan-pelan ia bisa membeli 3 freezer yang masing-masing bisa menampung 300 kilogram durian kupas, dan selebihnya durian Nias bisa dikenal banyak orang.

“Banyak yang membandingkan durian Nias dengan durian yang sudah terkenal itu, dan mereka tidak ragu mengatakan Durian Nias menandingi durian-durian lainnya. Makanya saya namakan durian kupas ini Zorugo, yang artinya Surga, karna yang menikmatinya serasa berada disurga durian saking enaknya,” pungkas Java.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00