Penjemputan pesanan ukiran di desa Lolomboli Gunungsitoli Selatan

Penjemputan ukiran kayu di rumah Feberianus Zebua

KBRN, Gunungsitoli: Terpancar raut bahagia dari wajah Feberianus Zebua dan keluarga saat menerima kedatangan tamu yang menjemput pesanan ukiran dari Walikota Gunungsitoli.

Ukiran kayu bermotif burung elang dan burung garuda itu sangat gagah, masing-masing setinggi 1,5 meter dan 65 centimeter itu digotong dengan hati-hati oleh beberapa pemuda dan segera melesat pergi dibawa oleh kendaraan roda empat.

"Syukurlah.. pesanan Pak Walikota selesai tepat waktu, dan sudah dijemput, total harganya 4.500.000 rupiah," ujar Feberianus Zebua dengan senang, Sabtu (19/06/2021).

Feberianus adalah seorang pengrajin ukir kayu. Pekerjaan ini sudah Ia lakukan sejak 7 tahun yang lalu. Ada banyak jenis ukiran yang Ia buat dan sudah laku di pesan, seperti asbak, talenan dan mangkuk/ gelas kayu hias.

Sementara saat dikunjungi di rumahnya, masih ada beberapa model ukiran yang sedang dalam proses pengerjaan.

"Ia.. ukiran model burung beo ini masih sedang saya kerjakan... ini masih jauh dari sempurna, tapi kalau meja kayu ini sudah siap hanya masih belum di cat" tambahnya.

Halaman rumah Feberianus dipenuhi potongan-potongan kayu yang ukurannya sangat besar-besar.

"Kayu-kayu ini sebagian saya beli, tapi sebagian lainnya berasal dari orang-oranh yang berbaik hati memberikan kepada saya" kata Feberianus.

Barang-barang ukiran kayu yang diproduksi oleh Feberianus hampir semuanya berasal dari kayu mahoni.

" Kayu mahoni sangat bagus untuk membuat ukiran kayu, hasil pengerjaannya sangat mulus" ujar Feberianus.

Hasil penjualan ukiran hari ini sangat memotivasi Feberianus untuk membuat ukiran-ukiran yang lebih kreatif lagi.

"Di halaman depan ada batang pohon yang sangat besar, saya mau membuatnya menjadi ukiran naga, semoga hasilnya bagus dan terjual dengan harga yang memuaskan," tutup Feberianus. IDA

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00