Harga Kebutuhan Pokok Sepekan Ini di Gunung sitoli Dalam Batas Kewajaran

KBRN, Gunungsitoli: Kondisi fluktuasi harga hingga saat ini dinilai masih dalam keadaan wajar. 

"Sebagai pihak terkait, situasi seperti saat ini penting dijaga, artinya dengan kelancaran dan kesediaan stok tidak akan terjadi lonjakan harga yang signifikan," ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Gunungsitoli Yurisman Telaumbanua M.Ec.Dev, Senin (14/06/2021). 

Beberapa informasi harga kebutuhan pokok di Pasar kota Gunungsitoli yang direlease oleh pihak Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Gunungsitoli pada Minggu Pertama Bulan Juni 2021, diantaranya untuk harga beras merk Kukubalam dan Super Siudang ukuran 25 kilogram masing-masing stabil pada 295 ribu dan 285 ribu. 

Gula pasir mengalami kenaikan harga dari 12 ribu menjadi 14 ribu rupiah perkilogram. Untuk jenis kacang-kacangan seperti kacang kedelai dan kacang hijau masing-masing stabil pada harga 20 ribu dan 28 ribu perkilogram. Kacang tanah malah turun harga dari dari 30 ribu menjadi 28 ribu rupiah perilogram. Kenaikan harga terjadi pada ikan kembung dari 50 ribu menjadi 60 ribu rupiah perkilogram.  Minyak goreng kemasan bimoli stabil di harga 16 ribu sementara  curah kuning turun harga dari 15 ribu menjadi 14 ribu rupiah perkilogram. 

Harga bawang merah dan bawang putih juga turun. bawang merah dari 32 ribu menjadi 30 ribu rupiah perkilogram. bawang putih dari 30 menjadi 28 ribu per kilogram.

Beberapa komoditi lainnya seperti cabe merah biasa stabil di harga 25 ribu rupiah perkilogram, sementara cabe rawit hijau naik dari 25 ribu menjadi 28 ribu rupiah perkilogram. Untuk Harga daging sapi, daging ayam broiler dan daging ayam kampung masih sama dengan minggu lalu masing-masing 130 ribu, 35 ribu dan 45 ribu rupiah perkilogram. 

Salah seorang ibu rumah tangga Tuti P saat berbelanja di Pasar Eks Terminal Lama Gunungsitoli mengatakan harga saat ini masih cukup terjangkau. 

"Alhamdulillah… kalau bagi saya  sebagian besar harga sembako stabil. Masa Virus Corona ini  kita takut gak ada stok sembako seperti beras, gula, cabe..  kayak gitu-gitulah yang sering digunakan untuk bahan memasak di dapur, apalagi kalau harganya melonjak. Syukur pada minggu kemarin juga stabil-stabil aja,” ujar TP. 

Senada dikatakan Ibu Rosnilam, pedagang bumbu dapur siap saji di Pasar Eks Terminal Lama.

“Kalau harga bumbu dapur saja mahal, kita pasti kewalahan. Kami pedagang begini ya kerja dari rumah itu gak mungkin, kita harap harga sembako stabil-stabil aja .. biar kita semua gaj susah menghadapinya" ujar Rosnilam. IDA

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00