Generasi Anti Narkotika Nasional GANN Kabupaten Nias dalam upaya P4GN

KBRN, Gunungsitoli: Generasi Anti Narkotika Nasional (GANN) Kabupaten Nias resmi terbentuk pada Minggu 21 Februari 2021.

Herdin Telaumbanua terpilih sebagai Ketua DPC GANN Kabupaten Nias, disusul Elisafat Telaumbanua sebagai Sekretaris,  dan Sukur Zega selaku Bendahara.

GANN lahir dan bangkit dari keprihatinan dan kasih sayang orang tua terhadap anak. Dimana, setiap orang tua menginginkan anaknya sukses di kemudian hari. Namun, kondisi darurat Narkoba secara umum di Indonesia saat ini, dapat menjadi hambatan terwujudnya harapan tersebut. Sehingga, perlu kerja keras untuk memerangi Narkoba.

"Terbentuknya GANN ini sebagai wujud kepedulian dan rasa semangat masyarakat untuk memerangi narkoba. Saya sebagai Ketua DPC GANN Kabupaten Nias, penuh semangat memotivasi seluruh kader GANN dan seluruh masyarakat, demi menyelamatkan generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba," ujar Herdin, Rabu (24/2/2021).

Herdin juga mengatakan, GANN siap bersinergi dengan pihak-pihak terkait seperti pihak Kepolisian dan BNN yang memiliki kewenangan untuk menangani persoalan narkoba.

"Ini jelas akan membantu pihak kepolisian dan BNN. Kalau pun ada kejanggalan atau informasi terkait penyalahgunaan narkoba, agar melaporkan ke pihak yang berwenang seperti kepolisian dan BNN," ungkap Herdin.

Peredaran dan penyalahgunaan  narkoba  tidak hanya menimbulkan efek negatif dalam hal kesehatan saja, akan tetapi berbagai aspek yang juga akan timbul akibat hal tersebut, diantaranya meningkatnya angka kriminalitas, meningkatnya permasalahan sosial, kecelakaan di jalan raya yang bahkan mengakibatkan hilangnya nyawa orang.

Ada satu hal yang sangat disayangkan akibat peredaran narkoba yang terjadi di tengah masyarakat, yaitu  para penyalahguna yang masih berusia remaja. Mereka yang semestinya bisa memanfaatkan masa produktifnya dengan menghasilkan berbagai hal positif, bermanfaat, dan berprestasi akhirnya harus terjerumus dalam dunia kelam narkoba. Sudah pasti banyak faktor yang mempengaruhinya, antara lain : kekuatan iman, ekonomi, pendidikan, serta lingkungan.

"Peredaran narkoba tersebut, tak ubahnya seperti mata rantai dan memiliki hubungan yang satu dengan lainnya, serta tidak mudah dihilangkan begitu saja, oleh karena itu butuh kerjasama dengan semua pihak untuk membantu memerangi bahaya narkoba khususnya di wilayah Kabupaten Nias" ucap Herdin.Ida

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00