MUI Gunungsitoli Beri Pelatihan Bilal Mayit Khusus Meninggal Terinfeksi Covid-19

Imam dan Khotib ikuti pelatihan fardu Kifayah jenazah meninggal terinfeksi covid-19

KBRN,Gunungsitoli : Dalam menangani jenazah yang terinfeksi Covid-19, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Gunungsitoli selenggarakan pelatihan Fardu Kifayah khususnya bagi jenazah yang meninggal dunia akibat terinfeksi covid-19.

Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Gunungsitoli H.Agusman Gea kepada Radio Republik Indonesia menyampaikan bahwa, pelatihan faardu kifayah yang diikuti imam dan khotib masjid di kota Gunungsitoli ini, dilaksanakan berdasarkan Fatwa MUI Nomor 18 Tahun 2020 Tentang Pedoman Pengurusan Jenazah Bagi Muslim yang Terinfeksi Covid-19.

“ pelaksanaan fardu kifayah merupakan kewajiban umat Islam terhadap umat yang telah meninggal dunia. terutama di masa pandemi Covid-19 ini. meskipun sangat sulit namun kita harus melaksanakannya berdasarkan Fatwa MUI Nomor 18 Tahun 2020 Tentang Pedoman Pengurusan Jenazah Bagi Muslim yang Terinfeksi Covid-19 “ Ujar Ustad H.Agus Gea (13/11/2020).

Dikota Gunungsitoli jelasnya, sudah 3 orang yang meninggal terrinfeksi Covid-19 yang sudah dilakukan penanganan dengan proses fardu kifayah covid-19, dan selalu berkoordinasi dengan pihak  satuan tugas penanganan pasien covid-19 dengan menjalankan protokol kesehatan.

Oleh karena itu ungkapnya, melalui pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan ilmu dalam proses penanganan fardu kifayah khususnya bagi jenazah yang meninggal dunia akibat terinfeksi covid-19.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00