GEMPAR Kumpulkan 1000 Koin, Jalan Nasional Yang Rusak Akhirnya Diperbaiki

AKSI GEMPAR KUMPULKAN 1000 KOIN

KBRN, Gunungsitoli: Sebagai bentuk dukungan dalam membantu Dinas Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah Sumut II Perwakilan Nias Puluhan warga masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Kompak Bersatu (GEMPAR) Kepulauan Nias, kemarin turun jalan menggalang aksi pengumpulan koin untuk perbaikan jalan.

Aksi mereka lakukan di dua titik yakni perempatan jalan Yos Sudarso (depan Kantor Cabang BRI Gunungsitoli) dan di perempatan jalan diponegoro/simpang jalan pendidikan Gunungsitoli.

Koordinator Aksi Gerakan Kompak Bersatu (GEMPAR) Kepulauan Nias Oktavianus Bate'e mengungkapkan aksi tersebut mereka lakukan untuk membantu BBPJN yang masih kekurangan dana  untuk perbaikan jalan nasional mulai dari Jalan Yos Sudarso hingga jalan Diponegoro yang dipenuhi jalan berlubang sehingga memicu sejumlah kecelakaan lalu lintas. Cara ini tuturnya untuk mendorong dinas BBPJN dan Kontraktornya yang sengaja melakukan pembiaran pada jalan yang digali tanpa ada perbaikan hingga saat ini. Koin yang dikumpulkan kemudian diserahkan di Kantor Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah Sumut II Perwakilan Nias.

“Kami mendesak dinas terkait dan kontraktornya agar tidak membiarkan permasalahan jalan berlubang ini berlarut-larut hingga menimbulkan korban jiwa,” tegas Oktavianus.

Pantauan RRI, terlihat jalan-jalan berlubang di ruas jalan nasional tersebut sejak siang tadi mulai diaspal, pengaspalan dimulai dari Jalan Yosudarso hingga menuju Jalan Diponegoro di desa Miga.

“Kita bersyukur aksi kita mengumpulkan koin langsung dijawab sehingga jalan-jalan berlubang ini langsung diaspal sehingga tidak lagi mengancam keselamatan pengendara”, pujinya, Kamis (24/09/2020).

Sebelumnya serangkaian kecelakaan lalu lintas terjadi akibat jalan nasional tersebut dipenuhi dengan lubang yang menganga dengan jarak yang berdekatan dan jumlah yang banyak. Jalan nasional itu sudah mengalami kerusakan dan bolong-bolong di beberapa titik dan oleh pihak kontraktor membobol bagian yang rusak hingga menciptakan galian yang dalam dan luas hingga memakan bahu jalan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00