Catridge Tinggal Hitungan Jari, RSUD Gunungsitoli Tidak Layani Uji Swab Rujukan Dinkes Kab/Kota

TES MOLEKULER CEPAT (TCM) DI RSUD GUNUNGSITOLI

KBRN, Gunungsitoli: Jumlah Catridge semakin menipis, RSUD Gunungsitoli Sumatera Utara sebagai Rumah sakit Rujukan Covid 19 di Kepulauan Nias mulai tanggal 15 September 2020 tidak lagi melayani kiriman pemeriksaan Swab dari rujukan Dinkes kabupaten /Kota di kepulauan Nias.

Hal itu tertuang dalam surat Direktur UPTD RSUD Gunungsitoli yang ditujukan kepada Tim Gugus Penanganan Covid 19 dan Kepala Dinas Kesehatan seKepulauan Nias tanggal 14 September 2020.

Pada surat tersebut disampaikan Pemeriksaan Swab TCM hanya bisa diperuntukkan bagi pasien isolasi yang sedang dirawat di UPTD RSUD Gunungsitoli dengan gejala sedang/berat sepanjang stock catridge masih tersedia. Dan diharapkan kepada seluruh Dinas Kesehatan se-kepulauan Nias yang melaksanakan tracking (pelacakan) untuk langsung melakukan pengambilan sampel swab di masing-masing tempat (kabupaten/Kota) dan dapat mengirimkan  sampel tersebut ke RS USU Medan melalui dinas kesehatan provinsi Sumatera Utara bidang P2P.

Dokter Hotman Purba Kabid Pelayanan UPTD RSUD Gunungsitoli yang dikonfirmasi RRI mengatakan kebijakan tersebut terpaksa mereka ambil karena stock catridge sudah mulai habis, tersisa 12 lagi.

“Ini memang kondisi rilnya, catridge tinggal 12 lagi tentu kami tidak bisa melayani pasien-pasien reaktif kiriman dinkes, sebenarnya jauh-jauh hari kami sudah surati Kemenkes minta kiriman Catridge tapi sampai sekarang belum juga dikirim’, keluh Hotman, Jum'at (18/09/2020).

Hotman mengatakan kondisi ini hanya berlangsung sementara jika nanti RSUD Gunungsitoli mendapat kiriman catridge dalam jumlah banyak misalnya 1000 buah maka pelayanan Swab TCM bisa dilaksanakan kembali seperti sebelumnya namun  jika yang dikirim dalam jumlah sedikit maka manajeman RSUD Gunungsitoli  tetap memproritaskan Uji Swab TCM bagi pasien yg masuk RS dengan gejala sedang dan berat (sesak nafas).

Menanggapi hal itu, kepala Dinas Kesehatan Kota Gunungsitoli Wilser Juliadi Napitupulu mengatakan pihaknya akan terus melakukan tracking kontak erat dengan pasien covid 19 untuk memutus rantai penularan.

“Memang sedikit ada kendala, namun Dinkes Kota Gunungsitoli melaksanakan SWAB dan mengirim spesimen ke Propinsi utk diperiksa dengan menggunakan RT-PCR”, jelas Wilser.

Hingga hari ini  jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Gunungsitoli  sebanyak 97 orang. Pasien yang dinyatakan sehat berjumlah 51 orang, yang masih dirawat 41 orang dan meninggal dunia 5 orang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00