Pengadaan Ambulance Di Nias Utara, Jubir Covid -19 Enggan Merinci.

KBRN, Gunungsitoli: Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Nias Utara Yaadil Telaumbanua enggan merinci tentang pengadaan 1 unit mobil ambulance yang harganya lebih dari Rp600 juta.

Dia berdalih penjelasan terkait itu  merupakan kewenangan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nias Utara selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) setempat. Namun dia juga menekankan bahwa pengadaan mobil ambulance tersebut tidak dapat di permainkan oleh siapapun.

"Penggunaan dana Covid-19 di Kabupaten Nias Utara, tidak dapat disampaikan secara rinci oleh Juru Bicara Gugus tugas Percepatan penanganan Covid -19 dikarenakan yang lebih mengetahui tentang kegunaan dana tersebut adalah KPA dan PPK," tutur Yaadil, Jumat (24/5/2020).

Perlu diketahui, pencegahan dan penanganan virus corona jenis baru (Covid-19) di Kabupaten Nias Utara sejauh ini telah menghabiskan Rp3.8 miliar dari Rp30.5 miliar, besaran dana yang di anggarkan.

Yaadil Telaumbanua mengatakan, dana yang di gunakan tersebut sesuai data yang telah di buat oleh Kepala BPBD Kabupaten Nias Utara.

"Dana Rp3.8 miliar itu digunakan untuk pengadaan alat kesehatan, pengadaan mobil ambulance untuk pasien Covid-19, pemaketan dan pengadaan sembako untuk masyarakat yang belum menerima dari Provinsi," jelasnya.

Sesuai informasi yang telah terkonfirmasi dari KPA Percepatan penanganan Covid-19, alat kesehatan yang telah di pesan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) hingga kini masih ada yang belum sampai di Kabupaten Nias Utara.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00