Umat Muslim di Kota Gunungsitoli Diperbolehkan Melaksanakan Shalat Idul Fitri 1441H dengan Mematuhi Protokoler Kesehatan

foto shalat idul_fitri 2019

KBRN,Gunungsitoli: Sesuai hasil musyawarah DP Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Gunungsitoli bersama pimpinan ormas islam,BKM Masjid Se-Kota Gunungsitoli yang sudah digelar pada tanggal 21 Mei 2020, pelaksanaan shalat idul Fitri 1441 H – 2020 M akhirnya bisa dilaksanakan di setiap masjid yang ada di wilayah Kota Gunungsitoli.

Ketua DP Majelis Ulama Indonesia (MUI) kota Gunungsitoli H.Abdul Hadi kepada Radio Republik Indonesia mengatakan, pelaksanaan shalat Idul Fitri 1441H – 2020 M ditengah pandemi Covid-19 ini akan tetap mengacu pada protokoleran kesehatan sesuai himbauan pemerintah.

“ sesuai hasil kesepakan bersama, MUI Kota Gunungsitoli, pimpinan ormas islam,BKM Masjid Se-Kota Gunungsitoli Insya Allah masing masing masjid akan melaksanakan ibadah berjamaan Shalat Idul Fitri “ Ujarnya (Kamis/21/5/2020).

Meskipun demikian ungkapnya, MUI Kota Gunungsitoli telah mengeluarkan panduan pelaksanaan shalat idul fitri ditengah pandemi Covid-19 ini yang diedarkan diseluruh masjid di kota Gunungsitoli, dimana dalam panduan tersebut MUI kota Gunungsitoli mewajibkan semua masjid untuk memenuhi protokoler kesehatan sebagai mana telah ditetapkan oleh pemerintah yakni wajib menggunakan masker, membawa sajadah masing masing, mencuci tangan sebelum masuk dan keluar masjid, setiap masjid wajib menyediakan sabun cuci tangan dan handsanitizer, serta setiap jama’ah mengatur jarak untuk tidak kontak fisik sesuai himbauan pemerintah.

MUI juga menghimbau agar tidak melakukan takbir keliling dengan berkonvoi. Namun takbiran bisa dilaksanakan di masing masing masjid. (Bobi R)

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00