BMKG Binaka: Minggu Ini Puncak Terjadinya Angin Kencang, Waspada!

KBRN, Gunungsitoli: Gangguan cuaca terjadi di kepulauan Nias akibat adanya pusat tekanan rendah selama seminggu belakangan ini menyebabkan angin kencang dan hujan deras. Di sejumlah lokasi diberitakan mengalami genangan air dan pohon-pohon tumbang hingga menyebabkan pemadaman listrik.

Forecaster BMKG Stasiun Metereologi Binaka Gunungsitoli Robby Taruna Yudha kepada RRI mengatakan seharusnya situasi angin kencang sudah berakhir namun karena adanya gangguan cuaca menyebabkan angin kencang masih terus berlangsung dan terukur mencapai 25 knot atau 50 kilometer/ jam.

Minggu ini jelas Robby merupakan puncak terjadinya angin kencang sehingga ia mengimbau masyarakat untuk hati-hati dan waspada tidak tertutup kemungkinan angin kencang ini dapat menimbulkan tumbangnya pohon hingga kerusakan pada bangunan rumah warga.

“Kami amati ada 2 titik tekanan rendah yakni di kabupaten Nias Barat dan di Samudera hindia, ini yang memicu terjadinya gangguan cuaca. Kondisi angin kencang ini seharusnya juga sudah berakhir namun karena masih gangguan sehingga angin kencang dan hujan intensitas sedang masih berlangsung”, tutur Robby, Selasa (19/05/2020).

Imbauan juga ia sampaikan kepada masyarakat nelayan dan transportasi laut tentang ketinggian gelombang yang diprediksi bisa mencapai 4,6 meter serta kecepatan angin mencapai 60 kilomter/jam dan jika mengamati  arah angin ia meminta waspada di sekitar pelabuhan sibolga.

Kondisi seperti ini menurut robby masih akan berlangsung satu hingga dua minggu kedepan tergantung apakah tekanan rendah masih ada, untuk itu ia mengimbau warga kepulauan Nias agar waspada dan berhati-hati khususnya yang beraktivitas di perairan atau yang bertempat tinggal di pesisir pantai.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00