Aktivitas Kegempaan di Kepulauan Nias dan Sekitarnya Menurun

KBRN, Gunungsitoli: Hasil analisa aktivitas gempabumi di kepulauan Nias dan sekitarnya pada minggu ketiga bulan Maret pada periode 13 s/d 19 maret 2020 menunjukkan penurunan aktivitas kegempaan.

Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) Tingkat lanjutan dari BMKG Stasiun Geofisika Gunungsitoli, Rendi Wijaya Kusuma berdasarkann hasil monitoring stasiun Geofisika Gunungsitoli telah terjadi 7 kali kejadian gempabumi pada minggu ketiga di bulan Maret 2020. Jumlah gempabumi yang tercatat ini mengalami penurunan dibandingkan dengan gempa pada yang tercatat 16 kali kejadian gempabumi, walaupun ada penurunan gempabumi dari segi jumlah, namun tidak ada gempabumi yang signifikan atau dirasakan dan berdampak pada masyarakat.

“Dari 7 event gempabumi yang tercatat selama minggu ketiga bulan Maret 2020, tercatat 6 kali kejadian gempabumi dengan magnitude antara 3 s/d 4 dan 1 gempabumi lainnya dengan magnitude dibawah 3. Dari hasil evaluasi 7 event gempabumi ini tidak ada gempabumi dirasakan oleh yang masyarakat Nias dan sekitarnya”, sebut Rendi, Jum’at (20/3/2020).

Diungkapkannyap pada umumnya kejadian gempabumi di kepulauan Nias dan sekitarnya disebabkan oleh 2 faktor. Pertama dikarenakan adanya aktivitas subduksi yang disebabkan oleh pelepasan energi dari pertemuan Lempeng Indo-Australia yang menunjam kedalam Lempeng Eurasia dan Kedua dikarenakan adanya sesar yang berada di kepulauan Nias dan sekitarnya yang dapat menimbulkan gempabumi.

Menurutnya peningkatan jumlah kejadian gempabumi biasa terjadi dalam aktifitas kegempaan, sehingga Ia imbau kepada masyarakat Kepulauan Nias agar tetap tenang dan peduli dengan lingkungan sekitar, gempabumi tidak berbahaya asal tahu langkah mitigasi dan tanggap bencana khususnya gempabumi dan tsunami. Serta jangan mudah termakan berita hoax, segala informasi terkait gempabumi dan tsunami yang valid berasal dari BMKG. Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg (User pemda, pswd pemda-bmkg) atau infobmkg

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00