Antisipasi Kasus PMK, Pemkab Nias Akan Vaksinasi Hewan Ternak

KBRN,Gunungsitoli : Pemerintah kabupaten Nias melalui dinas ketahanan pangan, pertanian dan peternakan hingga saat ini masih belum melakukan vaksinasi terhadap hewan ternak. 

Kepala dinas ketahanan pangan, pertanian dan peternakan kabupaten Nias Taondrasi Mendrofa,M.Si kepada RRI.co.id menekan bahwa belum dilakukannnya vaksinasi terhadap hewan ternak di kabupaten Nias, selain belum terdapat kasus PMK, kuato vaksin ternak juga sangat minim dari pemerintah provinsi sumatera Utara. Namun jika vaksin telah diterima dari pemerintah Provsu, maka akan dilaksanakan vaksinasi terhadap hewan ternak.

" Masih belum kita melakukan vaksinasi. Pemerintah provinsi sumatera Utara lebih memfokuskan penyuntikan vaksinasi pada kabupaten/kota yang sudah ada kasus PMK. Kalau di kabupaten Nias hingga saat ini belum ada kasus terkonfirmasi wabah PMK" Ungkapnya (Sabtu/2/7/2022).

Ia mengatakan pemerintah Kabupaten Nias melalui dinas ketahanan pangan, pertanian dan peternakan kabupaten Nias terus intensif melakukan pengawasan terhadap ternak hewan di wilayah kabupaten Nias. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi dan juga memastikan hewan ternak bebas dari penularan wabah PMK.

“ kita terus melakukan pengecekan langsung di lapangan dengan mendatangi sejumlah tempat ternak seperti kerbau, sapi maupun kambing. Mengingat wilayah kabupaten Nias salah satu wilayah di kepulauan Nias yang menyuplai permintaan hewan qurban pada saat memasuki perayaan Idul Adha setiap tahunnya ” Katanya.

Untuk diketahui bersama, kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) terhadap hewan ternak berkaki empat tengah menyerang hewan ternak. Data yang dikeluarkan pemerintah provinsi sumatera Utara per 28 Juni 2022, hewan yang terjangkit PMK di Sumut sebanyak 11.717 kasus yang tersebar di 16 kabupaten/kota di Sumut. Dengan jumlah sembuh 6.594 dan sakit 5.065, serta mati 17 ekor.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar