Curah Hujan Diprediksi Meningkat Pada Bulan Juli 2022

Peluang Terjadinya Hujan di Kepulauan Nias Masih Kategori Normal

KBRN, Gunungsitoli: Forecaster BMKG Binaka Gunungsitoli Roby Taruna Yudha mengatakan untuk bulan Juli ini curah hujan akan meningkat dibanding bulan Juni 2022 yang lalu.

Dijelaskannya peluang hujan pada bulan Juli ini cukup tinggi karena merupakan masa peralihan dari kemarau basah ke musim hujan. Dari prakiraan cuaca yang mereka amati curah hujan yang cukup tinggi akan terjadi mulai minggu ketiga hingga minggu keempat.

Sedangkan diawal bulan hingga minggu kedua hujan yang terjadi intensitas tinggi namun berlangsung sebentar sedangkan minggu berikutnya hingga akhir bulan intensitas menengah namun berlangsung lama bisa dari siang hingga dini hari. Intensitas hujan diprakirakan 100-300 mm.

“Kami lihat adanya potensi pertumbuhan awan-awan tebal  di daerah laut Andaman atau laut China Selatan dengan sebagian kecil di daerah pesisis Sumatera. Adanya juga pergerakan awan tebal dari Barat hingga Timur Indonesia, awan-awan yang bisa menyebabkan hujan lebat dan juga petir. Dari segi factor lokalnya curah hujan bersifat menengah dan peluang hujan cukup tinggi karena bulan juli merupakan masa peralihan dari kemarau basah ke musim hujan,” bebernya, Jum’at (1/7/2022).

Kondisi curah hujan ini dominan terjadi di wilayah Nias Barat hingga Nias Utara karena arah angin dari Tenggara hingga Selatan sehingga berkumpulnya di kabupaten Nias namun jatuhnya di kabupaten Nias Utara.

Dengan cuaca demikian ia mengimbau bagi masyarakat yang berada di pegunungan agar waspada dengan potensi longsor dan banjir serta kepada masyarakat di Nias Utara dan Nias Barat agar lebih waspada dengan curah hujan yang lebih tinggi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar