Wabub Nias: ASN Berperan Penting Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Dan Pembangunan

KBRN, Gunungsitoli: Pegawai Negeri Sipil dan Pegawai Pemerintah dengan perjanjian kerja merupakan bagian dari ASN yang memiliki peran strategis sebagai perencana, pelaksana, dan pengawas penyelenggaraan tugas umum pemerintahan dan pembangunan nasional. Hal itu ditegaskan Wakil Bupati Nias Arota Lase pada saat membuka pelaksanaan orientasi pengenalan tugas bagi CPNS Formasi penerimaan 2021 dan CPPPK tahun 2021 dilingkungan pemerintah kabupaten Nias yang digelar di aula lantai III kantor Bupati Nias.

Dijelaskan Wabub Nias bahwa pada tahun 2022 ini, Pemerintah Kabupaten Nias telah ditetapkan sebagai Laboratorium Sistem Merit Rintisan oleh Komisi Aparatur Sipil Negara. Hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah dalam penerapan manajemen sumber daya pemerintahan yang berbasis kinerja.

“Saya mengharapkan komitmen penuh untuk mendukung suksesnya agenda ini, sejak dini seorang ASN harus dibekali dengan wawasan dan pengetahuan akan nilai dasar, sikap dan perilaku yang dibutuhkan dalam melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai abdi negara dan abdi masyarakat” ujar Wakil Bupati Nias

Penyelenggaraan orientasi ini juga bertujuan untuk memberikan gambaran umum tentang kelembagaan dan ketatalaksanaan organisasi perangkat daerah pemerintah Kabupaten Nias serta hak dan kewajiban sebagai seorang ASN.

Mengakhiri sambutannya,Wakil Bupati Nias berpesan agar seluruh peserta dapat segera beradaptasi dengan dunia tugas yang baru selaku ASN yang mengemban fungsi sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik serta perekat dan pemersatu bangsa. Kemudian, sangat diharapkan agar memahami dan mengaktualisasikan nilai-nilai dasar ASN yang berakhlak yakni berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif dan kolaboratif.

Adapun peserta orientasi pengenalan tugas ini berjumlah 326 (tiga ratus dua puluh enam) orang, dengan kategori CPNS formasi tahun 2021 berjumlah 65, CPPPK Guru tahap I tahun 2021 berjumlah 135 orang, CPPPK Guru tahap II tahun 2021 berjumlah 126 orang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar