Tagana Masuk Sekolah, Upaya Mengedukasi Siswa Cakap Menghadapi Bencana

Antusias Pelajar Mengikuti Materi Pada Program Tagana Masuk Sekolah

KBRN, Gunungsitoli: Tagana Masuk Sekolah (TMS) merupakan sinergi Kementerian Sosial dan Kementrian Pendidikan serta implentasi surat edaran bersama Menteri Pendidikan Nomor 4 tahun 2019 dan Menteri Sosial RI No 1 tahun 2019 tentang mitigasi kebencanaan pada satuan pendidikan melalu program Tagana Masuk Sekolah (TMS). TMS diresmikan Presiden Joko Widodo di Banten pada tahun 2019.

Kepala Dinas Sosial Kota Gunungsitoli Everoni Mendrofa. SKM, M.Kes menjelaskan tujuan dari kegiatan itu adalah untuk mengedukasi siswa sehingga memiliki kecakapan dan kemampuan dalam menghadapi bencana. 

Tagana Masuk Sekolah di Kota Gunungsitoli dilaksanakan dari tanggal 17 s.d 23 Mei 2022 yang tersebar di sepuluh (10) sekolah tingkat  SD dan SMP di Kecamatan Gunungsitoli, Kecamatan Gunungsitoli Selatan, Kecamatan Gunungsitoli Barat, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kecamatan Gunungsitoli Utara. 

Dalam setiap kegiatan Tagana memberikan materi terkait pencegahan bencana seperti, banjir, tanah longsor, gempa, tsunami dan dan bencana-bencana yang lainnya, serta langkah apa saja yang harus dilakukan ketika terjadi bencana.

“Kegiatan Tagana masuk sekolah ini menjadi hal yang menarik bagi peserta karena disamping diberikan materi tentang kebencanaan, peserta juga diajari praktek dan simulasi penyelamatan diri pada saat terjadi bencana,” jelasnya, Senin (23/5/2022).

Ia pun berharap para pelajar dapat mengimplementasikan pemahaman bencana kepada keluarga, teman dan masyarakat yang ada di lingkungannya tentang potensi bencana.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar